Pilgub Jatim

Mengapa Pilgub Jatim Diklaim sebagai Pertarungan Penentuan Pilpres 2019?

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 24 November 2017
Mengapa Pilgub Jatim Diklaim sebagai Pertarungan Penentuan Pilpres 2019?

Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Emil Dardak (tengah) didampingi Ketua DPD Partai Golkar Jatim Nyono Suharli Wihandoko (kiri) menunjukkan surat rekomendasi Partai Golkar(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemilihan Gubernur Jawa Timur disebut-sebut sebagai pertarungan sesungguhnya sejumlah partai besar demi mengamankan Pilpres 2019.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Haryadi menyatakan Pilgub Jatim jika dilihat dari pasangan calon yang diusung menampilkan fragmentasi politik nasional.

"Dua pasangan calon yang sudah muncul seolah menegaskan calon yang didukung SBY akan melawan jago yang dimajukan PDI Perjuangan, partainya Presiden Joko Widodo," kata Haryadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (24/11).

Haryadi sebagaimana dilansir Antara menilai ada sentimen politik yang agak tinggi, ketika PDI Perjuangan berinteraksi dengan Demokrat terutama untuk wilayah-wilayah yang menjadi daerah pertaruhan, salah satunya Jawa Timur.

Menurut dosen politik Unair ini, PDI Perjuangan akan meniai ini sebagai martabat dan harga diri partai yang tidak sekadar dikoyak-koyak, tapi kemudian Emil Dardak(Wali Kota Trenggalek) dianggap berkhianat dan mencoba seperti "menusuk" dari belakang.

"Emil mencoba menunjukkan ideologi itu tidak penting dan ingin menegaskan bahwa untuk mencapai kekuasaan politik maka jalan pragmatis pun itu penting dan menjadi pilihan untuk ditempuh," ujarnya.

Haryadi menilai Partai Demokrat yang bukan partai pendukung pemerintah terlihat "ngotot" untuk memajukan calonnya.

Di sisi lain menurut dia, dirinya menduga Khofifah sudah coba ditahan oleh Presiden Joko Widodo untuk tidak maju dalam kontestasi Pilkada Jatim.

"Pada dasarnya ini himpunan para pihak yang tidak cukup punya loyalitas untuk benar-benar mendukung Pak Jokowi di 2019," ujarnya.

Presiden Jokowi akan akan meminta Khofifah mundur sebagai Menteri Sosial setelah pendaftaran dan penetapan pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jatim oleh KPU Jatim.

Sebelumnya, Partai Demokrat resmi mengusung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan keputusan partainya mendukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2018 sudah melalui pertimbangan objektif.(*)

#Pilgub Jatim #Pilpres 2019 #Partai Demokrat #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Bagikan