Menelisik Kerja Seni Pertunjukan Asia melalui TPAM 2020

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 08 Maret 2020
Menelisik Kerja Seni Pertunjukan Asia melalui TPAM 2020

Suasana saat TPAM 2019 (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERFORMING Arts Meeting in Yokohama atau TPAM merupakan sebuah wadah yang disediakan bagi para pegiat seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia untuk bertemu, bertukar pikiran dan berjejaring.

Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan informasi, inspirasi, dan jaringan baru untuk melahirkan kreasi, kolaborasi, penyebaran dan vitalisasi seni pertunjukan yang lebih segar. Demikian menurut berita pers yang diterima merahputih.com.

Baca juga:

Bisa Bahasa Jepang Bikin Kamu Gampang Cari Kerja

Program presentasi ini difasilitasi oleh Japan Foundation Asia Center di Indonesia yang telah mengirim delegasi presenter & kurator dari Indonesia untuk mengikuti program TPAM 2020 bulan Februari yang lalu di Jepang.

Para alumni program TPAM akan membagikan pengalaman mereka di Japan Foundation Indonesia di Gedung Summitmas 2 (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Pada kesempatan ini, empat alumni program: Michael Raditya-Dara Hanafi-Taufik Darwis- Abdi Karya akan membagi pengalamannya setelah mengikuti program, termasuk pembacaan mereka tentang pemetaan seni pertunjukan Asia.

Acara ini akan diselenggarakan pada Senin, 9 Maret 2020 pukul 19:00-21:00. Mengusung tema Menelisik Kerja Seni Pertunjukan Asia Melalui TPAM 2020, acara ini akan dihelat di Hall Sakura, JF Jakarta gedung Summitmas 2 Lantai 1.

Baca juga:

Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia

TPAM didirikan pada tahun 1995 dengan nama Tokyo Performing Arts Market dan bergerak ke “Kota Kreatif” Yokohama sejak tahun 2011. TPAM kemudian berubah menjadi Tokyo Performing Arts Meeting dan bergerak menitikberatkan fokusnya di Asia serta melibatkan diri dalam berbagai kolaborasi produksi di Asia.

Rangkaian kegiatan TPAM sukses dihelat di Yokohama, Jepang (Foto: Pexels/Pierre Blache)

TPAM akhirnya diakui secara internasional sebagai salah satu platform seni pertunjukan paling berpengaruh di Asia. TPAM 2020 di Yokohama diselenggarakan oleh Performing Arts Meeting in Yokohama 2020 Executive Committee yang didalamnya melibatkan The Japan Foundation Asia Center, Kanagawa Arts Foundation, Yokohama Arts Foundation, dan PARC – Japan Center, Pacific Basin Arts Communication.

Rangkaian kegiatan sukses diselenggarakan di beberapa situs seni berpengaruh di Yokohama seperti KAAT Kanagawa Arts Theatre, Kosha33 (Kanagawa Prefectural Housing Supply Corporation), Yokohama Port Opening Memorial Hall, Yokohama Boat Theatre, Cliff Side, Kannai Arai Hall, Yokohama Red Brick Warehouse No.1 and Amazon Club. (ikh)

Baca juga:

Lewat Karya, Desainer Muda ini Populerkan Bajaj di Jepang

#Seniman #Seniman Jepang #Jepang
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

ShowBiz
Netflix Siapkan Live-Action Series Kriminal Jepang 'Sins of Kujo', Tayang Musim Semi 2026
Netflix akan menayangkan drama kriminal Jepang Sins of Kujo pada musim semi 2026. Adaptasi manga populer ini mengangkat kisah hukum kelam dan karakter kompleks.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Netflix Siapkan Live-Action Series Kriminal Jepang 'Sins of Kujo', Tayang Musim Semi 2026
Dunia
Hubungan Memburuk, Jepang Kembalikan 2 Panda ke China yang Dilepas Penuh Keharuan
Kepergian si kembar akan membuat Jepang tanpa panda untuk pertama kalinya sejak 1972, saat kedua negara menormalisasi hubungan diplomatik.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Hubungan Memburuk, Jepang Kembalikan 2 Panda ke China yang Dilepas Penuh Keharuan
ShowBiz
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
Grup global XG mengumumkan perubahan makna nama dari Xtraordinary Girls menjadi Xtraordinary Genes, menandai fase baru identitas dan kreativitas mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
ShowBiz
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Noriyuki Makihara kembali ramai dibicarakan warganet Indonesia setelah video lawas era 90-an viral. Lagu hit 'Mou Koi Nante Shinai' kembali jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Indonesia
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Sambil menunggu proses pembuatan kapal, Bakamla telah mempersiapkan personelnya untuk jadi calon awak kapal buatan Jepang tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Dunia
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengeluarkan perintah untuk mendirikan kantor penghubung untuk menangani dampak gempa
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Dunia
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
Berarti warga di bawah peringatan tidak lagi diminta tidur dengan pakaian lengkap, mengenakan helm, serta menyiapkan sepatu dan tas darurat di sisi tempat tidur jika gempa bermagnitudo 8 atau lebih besar terjadi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
ShowBiz
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
ONE OR EIGHT merilis merchandise eksklusif 'GATHER Limited Edition' untuk menyambut mini album GATHER dan tur perdana mereka pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
Dunia
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Warga di 182 munisipalitas di wilayah itu diminta memeriksa kesiapsiagaan darurat mereka selama satu minggu mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Dunia
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Prefektur Aomori bagian utara Jepang kembali dilanda 14 gempa susulan dengan kekuatan 3,6-6,4 magnitudo
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Bagikan