Mendag Zulhas Ajak Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 24 Januari 2023
Mendag Zulhas Ajak Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (kanan) dan Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al-Qasabi saat melakukan pertemuan di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (22/1/2023). ANTARA/HO-Kement

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengajak Arab Saudi untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Indonesia melalui pertemuan antarpelaku usaha dari kedua negara.

Permintaan Zulkifli tersebut disampaikan saat bertemu dengan Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al-Qasabi di Riyadh, Minggu (22/1) waktu setempat. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian misi dagang ke Arab Saudi yang dipimpin Mendag Zulkifli Hasan pada 21–23 Januari 2023.

Baca Juga:

Mendag Musnahkan 2.300 Ton Baja Tak Sesuai SNI

"Kami datang bersama delegasi bisnis Indonesia untuk lebih mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi melalui rencana pembentukan kerja sama di bidang perdagangan, guna menyeimbangkan neraca perdagangan serta memperluas peluang dan akses pasar produk-produk utama dan potensial dari kedua negara," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

"Kami yakin rencana kerja sama perdagangan ini akan semakin memperkuat hubungan perdagangan bilateral kedua negara," lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Zulkifli didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi.

Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al-Qasabi menyambut baik upaya peningkatan hubungan perdagangan bilateral kedua negara melalui pembentukan kerja sama di bidang perdagangan yang lebih mendalam antara Indonesia dan Arab Saudi, baik dalam kerangka bilateral maupun regional dengan Gulf Cooperation Council (GCC).

Mendag Majid bin Abdullah Al-Qasabi mendorong agar rencana kerja sama ini dapat segera dibahas di tingkat teknis oleh kedua negara.

Zulkifli mengatakan kedua negara sepakat untuk lebih mempererat hubungan antardunia usaha melalui suatu forum bisnis yang melibatkan pelaku usaha besar dari kedua negara.

Dia menekankan agar forum bisnis antara kedua negara dapat melibatkan para pelaku usaha dari Indonesia dan Arab Saudi, khususnya di bidang produk pangan olahan yaitu makanan dan minuman, produk pertanian dan perikanan serta olahannya, produk industri tekstil, otomotif, dan industri manufaktur.

Baca Juga:

Lukas Enembe Dicokok KPK, Mendagri Tunjuk Sekda Papua jadi Plh Gubernur

"Kami sepakat untuk mendorong pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi agar dapat bertemu di satu forum bisnis guna melakukan penjajakan peluang bisnis untuk dikerjasamakan guna mendorong dan mempercepat upaya peningkatan perdagangan bilateral kedua negara," kata Zulkifli.

Mendag Majid bin Abdullah Al-Qasabi menyampaikan agar pertemuan antarpelaku bisnis kedua negara dapat lebih diintensifkan guna membuka peluang pasar antara kedua negara dengan berbagai produk utama dan potensial yang dimiliki.

"Komunikasi secara intensif baik antarpemerintah maupun kalangan dunia usaha sangat penting dalam mendorong peningkatan perdagangan bilateral kedua negara," ujar Majid bin Abdullah Al-Qasabi.

Pada periode Januari-November 2022, perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi tercatat sebesar 7 miliar dolar AS atau naik 45,42 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 4,82 miliar dolar AS.

Pada Januari-November 2022, ekspor Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebesar 1,84 miliar dolar AS yang terdiri atas ekspor migas sebesar 200 ribu dolar AS dan sisanya merupakan ekspor nonmigas.

Impor Indonesia dari Arab Saudi tercatat sebesar 5,17 miliar dolar AS yang terdiri atas impor migas sebesar 4,33 miliar dolar AS dan impor nonmigas sebesar 842,30 juta dolar AS.

Arab Saudi merupakan negara tujuan ekspor peringkat ke-24 bagi Indonesia. Produk ekspor utama Indonesia ke Arab Saudi di antaranya motor cars, palm oil, Prepared/preserved fish, sauces, dan plywood. Sedangkan, impor utama Indonesia dari Arab Saudi di antaranya petroleum oils crude, petroleum oils, petroleum gases, acyclic alcohols, dan polymers of ethylene. (*)

Baca Juga:

Pj DKI 1 Tunggu Turunan Inmendagri Setelah Jokowi Resmi Hapus PPKM

#Kemendag #Menteri Perdagangan #Zulkifli Hasan #Arab Saudi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Pelaksanaan TEI kali ini menargetkan transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 313,34 triliun dari 1.873 exhibitor dan 30.000 pengunjung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Indonesia
India Bakal Jadi Pembeli Asing Tertinggi di Trade Expo Indonesia 2026
Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, TEI 2026 menempati area pameran seluas 16.656 meter persegi dengan target potensi transaksi 17,5 miliar dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
India Bakal Jadi Pembeli Asing Tertinggi di Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Bagikan