Mendag Gobel: Agak Lucu Kalau Pasar Domestik Pakai Dolar AS

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 02 Juli 2015
Mendag Gobel: Agak Lucu Kalau Pasar Domestik Pakai Dolar AS

Mendag Rachmat Gobel kunjungi stand Pasar Murah di Jl. M.I. Ridwan Rais No. 5, Jakarta Pusat, Kamis, (25/6). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel ikut berkomentar terkait Penerapan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 17/3/pbi/2015 tentang penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di dalam negeri.

"Agak lucu kalau di pasar domestik harus pakai USD. Saya mendukung penggunaan rupiah di perdagangan dalam negeri. Kecuali kalau ekspor," katanya di Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Kamis, (2/7).

Komisaris Utama PT.Visi Media Asia tersebut mengatakan, bahwa wajib hukumnya penggunaan rupiah di pasar domestik karena itu sesuai dengan amanat Undang-Undang dan itu merupakan hal yang wajar.

"Itu wajar dalam perdagangan dalam negeri," sambungnya.

Ketika ditemui di tempat yang sama, Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengaku tidak keberatan atas kebijakan tersebut. Bahkan pasalnya ketika mulai dicanangkan Garuda langsung menjalankannya.

"Mulai per bulan ini, karenakan per 1 Juni kita kan sudah lakukan juga penjualan untuk Internasional dengan rupiah. Tapi kita juga sudah melakukan backing strateginya bagaimana untuk transisi yang biasanya kita Pakai Dollar ke rupiah. Pas hegging juga di rupiahnya. Makanya kita amankan paling tidak dalam 6 bulan kedepan sebagai transisi periode dari USD ke Rupiah. Itu kita amankan di strategi hegging di kargo," jelasnya.

Dia mengatakan, dengan adanya penerapan rupiah ini nantinya harga akan betubah-ubah sesuai dengan tingkat Kurs. Harga berubah setiap hari, dan setiap kurs per hari saat tengah membeli tiket.(rfd)

Baca Juga:

Bambang Brodjonegoro: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Masih Lebih Baik dari Ringgit

Wajib Pakai Rupiah Hanya untuk Transaksi Domestik

Wajib Transaksi Pakai Rupiah Mulai Berlaku Hari Ini

Kewajiban Penggunaan Rupiah Matikan Usaha Hulu Sektor Pertambangan

 

 

 

 

#Dolar AS #Transaksi Keuangan #Rahmat Gobel #Menteri Perdagangan Rachmat Gobel
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Setop Pakai Dolar AS, Menkeu Purbaya Ajak Pindah ke Yuan China
Beredar informasi yang menyebut Indonesia akan berpindah ke Yuan China sebagai acuan, menggantikan Dolar AS. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Setop Pakai Dolar AS, Menkeu Purbaya Ajak Pindah ke Yuan China
Indonesia
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bank Indonesia (BI) kembali memperketat aturan pembelian dolar AS tanpa underlying (dokumen pendukung) menjadi maksimal US$ 25 ribu per pelaku per bulan mulai Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Indonesia
Rupiah Makin Terseok, Dikalahkan Dolar Amerika Serikat
Sentimen lainnya ialah pasar menunggu Bank Indonesia (BI) mengumumkan suku bunga BI untuk periode Mei 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Makin Terseok, Dikalahkan Dolar Amerika Serikat
Indonesia
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Fenomena menyempitnya selisih imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang dan pendek mengindikasikan investor melihat risiko jangka pendek jauh lebih tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Indonesia
Kini Makin Berat Rupiah Bakal Berada di Kisaran 16.000 per Dolar
Untuk kembali stabil di level Rp 16 ribuan dibutuhkan dukungan yang lebih luas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Kini Makin Berat Rupiah Bakal Berada di Kisaran 16.000 per Dolar
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.734 per Dolar AS, Pramono Beri Respons Santai
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons santai soal nilai rupiah tembus Rp 17.734 per dolar AS.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.734 per Dolar AS, Pramono Beri Respons Santai
Bagikan