Wisata Indonesia

Mencicipi Perjalanan Menggunakan Kereta LRT di Palembang

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 16 Agustus 2018
Mencicipi Perjalanan Menggunakan Kereta LRT di Palembang

Kereta LRT di Palembang (MP/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH sekian lama, Indonesia akhirnya ditunjuk kembali menjadi tuan rumah Asian Games. Tentunya Indonesia terus melakukan pembenahan untuk menyambut acara akbar ini, terutama di kota Palembang dan Jakarta sebagai tempat diselenggarakannya Asian Games 2018.

Berbeda dengan Jakarta, Palembang sudah merampungkan proyek Light Rail Transit (LRT). Merahputih.com yang kebetulan berada di Palembang akhirnya mencoba kendaraan baru bagi Indonesia ini. Kami berangkat dari Stasiun Cinde menuju Bandara, Rabu (15/8).

Beberapa titik yang memiliki stasiun LRT (MP/Muchammad Yani)
Beberapa titik yang memiliki stasiun LRT (MP/Muchammad Yani)

Memasuki Stasiun Cinde penumpang bisa menaiki eskalator atau tangga biasa. Di setiap sisi sebenarnya memiliki eskalator sendiri, namun saat itu hanya satu eskalator yang difungsikan.

Stasiun yang tak jauh dari Pasar Cinde itu cukup luas. Sekilas kondisi Stasiun Cinde mirip dengan stasiun-stasiun KRL besar di Jakarta. Namun jika diperhatikan lebih teliti, Stasiun Cinde punya fasilitas lebih banyak.

Pengunjung harus men-scan tiket ke turnstile (MP/Muchammad Yani)
Pengunjung harus men-scan tiket ke turnstile (MP/Muchammad Yani)

Untuk naik LRT, penumpang dikenakan tarif sebesar Rp10 ribu sekali jalan. Ada dua cara pembayaran, pertama menggunakan e-money dari beberapa bank seperti BCA, Mandiri atau BNI. Sedangkan kedua bisa membayar langsung ke loket. Nantinya penumpang diberikan tiket dengan barcode yang dapat di scan di trunstile.

Warga palembang masih awam menggunakan turnstile di stasiun LRT (MP/Muchammad Yani)
Warga palembang masih awam menggunakan turnstile di stasiun LRT (MP/Muchammad Yani)

Banyak warga Palembang yang masih awam menggunakan trunstile, sehingga petugas kerap membantu untuk menscan tiket. Setelah melewati turnstile, kita akan diarahkan ke peron. Letaknya ada di lantai paling atas. Kamu dapat menggunakan eskalator menuju ke sana. Sebenarnya terdapat lift namun alat tersebut masih belum bisa digunakan.

Setelah sampai ke peron, kita diminta menunggu kereta LRT. Sekitar setengah jam, akhirnya kereta datang. Ada tiga gerbong. Setiap gerbongnya dijaga oleh satu petugas keamanan. Kondisi di gerbong cukup mirip dengan gerbong kereta KRL di Jakarta.

Banyak warga Palembang yang menjadikan stasiun LRT sebagai latar foto (MP/Muchammad Yani)
Banyak warga Palembang yang menjadikan stasiun LRT sebagai latar foto (MP/Muchammad Yani)

Satu hal yang menarik, beberapa penumpang sengaja menjadikan stasiun sebagai latar berfoto. Rata-rata mereka mengambil gambar saat kereta LRT datang.

Dari Cinde kita akan melewati tujuh stasiun lain yakni DISHUB, Bumi Sriwijaya, Demang, Garuda Dempo, RSUD, Punti Kayu dan Asrama Haji. Sayangnya belum semua bisa difungsikan. Sepanjang perjalanan kereta hanya berhenti di stasiun Bumi Sriwijaya.

Kondisi di dalam LRT (MP/Muchammad Yani)
Kondisi di dalam LRT (MP/Muchammad Yani)

Di tengah perjalanan merahputih.com bertemu rombongan guru dari salah satu Sekolah Dasar (SD) di Palembang. Mereka mengatakan kalau sengaja naik LRT untuk mencoba kendaraan tersebut. "Iya kami baru pertama kali naik ini," ucap Farida salah satu guru.

Rombongan guru yang ingin mencoba naik LRT (MP/Muchammad Yani)
Rombongan guru yang mencoba naik LRT (MP/Muchammad Yani)

Mereka mengaku sangat senang dengan adanya LRT ini. Pasalnya, Palembang memiliki satu lagi kendaraan transportasi. "Ya senang sekali. tapi mudah-mudahan enggak mati (lagi)," ucapnya sambil menceritakan kalau belum lama ini kereta LRT pernah mati tiga kali.

Perjalanan dari Cinde menuju bandara menggunakan LRT sekitar 30 menit. Setelah sampai penumpang kembali melewati turnstile. Tiket yang dibeli harus discan kembali di sana. Bagi yang ingin kembali ke stasiun sebelumnya, penumpang diwajibkan membeli tiket lagi, karena loket belum bisa melayani tiket pulang pergi. (yani)

#LRT #Asian Games 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Waskita menyebut, secara keseluruhan, pekerjaan LRT Jakarta telah mendekati akhir.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Indonesia
LRT Manggarai Siap Beroperasi Hubungkan KRL Hingga Kereta Bandara, Pemkot Jaksel Garansi Trotoar dan Fasilitas Publik Bebas Kumuh
Syafrin Liputo memimpin langsung monitoring lapangan guna memastikan kenyamanan, keamanan, serta optimalisasi pelayanan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Manggarai Siap Beroperasi Hubungkan KRL Hingga Kereta Bandara, Pemkot Jaksel Garansi Trotoar dan Fasilitas Publik Bebas Kumuh
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 97,9 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Agustus 2026
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai mencapai 97,9 persen. Jalur sepanjang 6,4 km ini ditargetkan mulai beroperasi akhir Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 97,9 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Agustus 2026
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Pramono: Mudah-mudahan Agustus
LRT Kelapa Gading-Manggarai akan diresmikan pada Agustus 2026. Presiden RI, Prabowo Subianto, diminta ikut meresmikan.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Pramono: Mudah-mudahan Agustus
ShowBiz
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Lagu “Meraih Bintang” ciptaan Pay Burman dan dinyanyikan Via Vallen menjadi anthem resmi Asian Games 2018.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Indonesia
Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas PT MRT Gelontorkan Rp 300 Miliar
Pedestrian Deck Dukuh Atas ini menjadi ikon baru yang menjadi lokasi transit bagi warga Jakarta yang ingin berpindah transportasi publik baik menggunakan MRT, LRT, KRL hingga Transjakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas PT MRT Gelontorkan Rp 300 Miliar
Indonesia
LRT Manggarai Bakal Disambung ke Dukuh Atas Jakarta
Proyek pembangunan LRT rute Veledrome - Manggarai sudah mencapai 95 persen. Adapun total panjang rute tersebut 12,2 kilometer dengan 11 stasiun pemberhentian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
LRT Manggarai Bakal Disambung ke Dukuh Atas Jakarta
Indonesia
Pemasangan Grider LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai Rampung, Masuki Tahap Pengutan Operasional
Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B memasuki tahap operasional pada Agustus 2026, seiring dengan penyelesaian tahapan konstruksi dan kesiapan sistem secara menyeluruh.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Pemasangan Grider LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai Rampung, Masuki Tahap Pengutan Operasional
Indonesia
Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Rencana perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden yang diterbitkan pada 2015.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
 Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Indonesia
Proyek LRT Fase 1B Catatkan 6,4 Juta Jam Kerja tanpa Kecelakaan, Bukti Standar Keselamatan Dipatuhi
Pembangunan transportasi publik modern harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat sekitar.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Proyek LRT Fase 1B Catatkan 6,4 Juta Jam Kerja tanpa Kecelakaan, Bukti Standar Keselamatan Dipatuhi
Bagikan