Waskita 'Sulap' LRT Jakarta Fase 1B Pakai Ilmu Digital, Hemat Sampai Rp367 Miliar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Oktober 2025
Waskita 'Sulap' LRT Jakarta Fase 1B Pakai Ilmu Digital, Hemat Sampai Rp367 Miliar

Rencana Perpanjang Rute Operasi LRT Jakarta Sampai JIS dan PIK 2

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus menggenjot penerapan transformasi digital, khususnya dalam proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan aspek keberlanjutan dalam proses konstruksi di tengah padatnya perkotaan.

Koordinator BIM Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ganesh Aditya Aryoprawirotama, yang diwawancarai ANTARA saat konferensi Year in Infrastructure Bentley Systems di Amsterdam, Belanda, menyatakan bahwa proyek ini sarat tantangan teknis karena lokasinya yang sangat kompleks di kawasan perkotaan padat.

"Proyek ini sedang dibangun melalui salah satu lingkungan umum yang paling menantang. Karena itu, kami berupaya memanfaatkan solusi digital inovatif untuk menangani kompleksitas konstruksi di lapangan,” kata Ganesh saat mempresentasikan proyeknya di hadapan juri Going Digital Awards 2025 di Okura Hotel Amsterdam, Belanda, Kamis (16/10).

Tantangan utama muncul karena lokasi pembangunan berada di koridor perkotaan yang padat, sehingga memerlukan koordinasi intensif dengan banyak pemangku kepentingan sambil tetap memastikan jadwal proyek tetap tepat waktu dan meminimalisir gangguan bagi masyarakat.

Baca juga:

Rencana Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Rute Operasi LRT Jakarta Sampai JIS dan PIK 2

Ganesh menjelaskan, proyek sepanjang 6,4 kilometer ini merupakan bagian integral dari jaringan LRT Jakarta, mencakup pembangunan lima stasiun dan enam seksi pekerjaan utama. Ditargetkan rampung pada 2026, proyek ini diharapkan mampu menekan 21 juta perjalanan kendaraan pribadi per tahun, sekaligus mengurangi jejak karbon kota.

Sebagai kontraktor utama, Waskita Karya mengimplementasikan solusi digital berbasis Building Information Modeling (BIM) dan teknologi Bentley Systems. Ini termasuk penggunaan drone fotogrametri dan simulasi 4D untuk memantau dan mengelola proyek secara real time.

Pendekatan ini memungkinkan Waskita Karya mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 1.200 potensi kendala sebelum konstruksi dimulai. Selain meningkatkan keselamatan, simulasi 4D juga membantu perusahaan beralih dari metode konvensional ke metode konstruksi yang lebih efisien dan presisi.

Secara finansial, transformasi digital ini membawa keuntungan signifikan. Ganesh mencatat penghematan mencapai $14,82 juta USD (sekitar Rp245,8 miliar) dan penurunan konsumsi material lebih dari $7,3 juta USD (sekitar Rp121,2 miliar). Selain itu, terdapat peningkatan efisiensi data sebesar 80%, pengurangan waktu pemodelan hingga 40%, dan penurunan inspeksi fisik sebesar 20%.

Proyek ini juga mendukung aspek keberlanjutan dengan potensi pengurangan emisi karbon antara 4.000 hingga 5.500 ton setiap tahun.

Baca juga:

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung pada Pertengahan 2026

Ganesh menekankan bahwa transformasi digital merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan kota yang lebih cerdas dan berkelanjutan, bukan sekadar adopsi teknologi.

"Transformasi digital adalah katalis bagi efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi perubahan strategis untuk menciptakan kota yang lebih hidup dan adaptif di masa depan,” tutupnya.

Dalam ajang bergengsi Going Digital Awards 2025, Waskita Karya dengan proyek LRT Jakarta Fase 1B harus mengakui keunggulan PT KAI yang menjadi juara kategori Rail and Transit, mengalahkan Network Rail (Inggris). Ajang tahunan ini diikuti hampir 250 nominasi dari 47 negara dalam 12 kategori berbeda.

#LRT #LRT Jakarta #LRT Jabodebek #Stasiun LRT Jakarta #Penumpang LRT Jabodebek #PT Waskita Karya Terbuka (Tbk)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai segera rampung. Nantinya, ada lima stasiun yang bakal terhubung.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Indonesia
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Indonesia
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Penyesuaian jam layanan ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memastikan perayaan malam Tahun Baru dengan dukungan transportasi publik yang andal.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Indonesia
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
KRL, MRT Jakarta, dan LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional saat malam Tahun Baru 2026. KRL hingga 01.25 WIB, LRT sampai 01.44 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
Indonesia
Transjakarta, MRT, dan LRT Gratis saat Malam Tahun Baru 2026
Pemprov DKI Jakarta menggratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT saat malam Tahun Baru 2026. Berlaku mulai 31 Desember hingga 1 Januari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Transjakarta, MRT, dan LRT Gratis saat Malam Tahun Baru 2026
Indonesia
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap LRT Jakarta sebagai moda transportasi publik yang andal, aman, dan nyaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Indonesia
Isu LRT Jakarta Rp 60 Ribu, Pramono Tegaskan Tarif Bukan Ditentukan Operator Tapi Gubernur
Dirut PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen sempat menyatakan tarif baru LRT Jakarta setelah rute Velodrome-Manggarai beroperasi bisa mencapai Rp 60 ribu
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Isu LRT Jakarta Rp 60 Ribu, Pramono Tegaskan Tarif Bukan Ditentukan Operator Tapi Gubernur
Indonesia
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Pramono mengatakan bahwa pembahasan tarif masih terlalu dini karena proyeknya sendiri belum resmi beroperasi.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Indonesia
Tarif LRT Jakarta Rp 60 Ribu Dinilai Kemahalan, Pengamat: Kalau Bisa di Bawah MRT Jakarta
Tarif LRT Jakarta Rp 60 ribu dinilai terlalu mahal. Pengamat pun mengatakan, bahwa tarif LRT seharusnya bisa lebih murah dibanding MRT.
Soffi Amira - Jumat, 14 November 2025
Tarif LRT Jakarta Rp 60 Ribu Dinilai Kemahalan, Pengamat: Kalau Bisa di Bawah MRT Jakarta
Indonesia
LRT Jabodetabek Mogok di Tengah Perjalanan, Bos KAI Perintahkan Evaluasi Standar Keselamatan dan Layanan
Keselamatan pelanggan dan keandalan operasional merupakan prioritas utama KAI dalam pengelolaan seluruh layanan, termasuk LRT Jabodebek
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
LRT Jabodetabek Mogok di Tengah Perjalanan, Bos KAI Perintahkan Evaluasi Standar Keselamatan dan Layanan
Bagikan