Hari Pahlawan 2019

Mencerdaskan Anak Pesisir Jakarta Lewat Kelas Jurnalis Cilik

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 11 November 2019
Mencerdaskan Anak Pesisir Jakarta Lewat Kelas Jurnalis Cilik

Syamsudin Ilyas bersama anak didiknya (Foto: Instagram/kelasjurnaliscilik1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEMARIN, tepat pada tanggal 10 November, seluruh rakyat Indonesia sedang memperingati Hari Pahlawan. Penetapan ini dibuat untuk mengenang jasa pahlawan khususnya di Pertempuran Surabaya tahun 1945 silam. Saat itu para pejuang Indonesia berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda.

Kini puluhan tahun telah berlalu. Perjuangan yang dilakukan oleh para tentara dan milisi Indonesia saat itu tak bisa diterapkan lagi. Kini perjuangan bisa melalui apa saja, misalnya yang dilakukan Syamsudin Ilyas, mantan pewarta foto Antara yang mengabadikan dirinya untuk anak-anak pesisir Jakarta Utara.

Baca juga:

Bocah Pesisir Jakarta Bermain Sambil Belajar di Museum Nasional Indonesia

Syamsudin Ilyas adalah salah satu penggagas Kelas Jurnalis Cilik (KJC), yakni sekolah lapangan gratis yang diperuntukan bagi anak-anak SD kelas 3 hingga 6. Materi yang diberikan berdasarkan pengalamannya sebagai wartawan. Pembelajarannya sangat terstruktur, terdiri dari 60 persen praktek dan 40 persen teori.

Kelas Jurnalis Cilik yang sedang kunjungan ke Museum Gajah (Foto: Doc. Ilyas)
Kelas Jurnalis Cilik yang sedang kunjungan ke Museum Gajah (Foto: Doc. Ilyas)

Selama empat bulan peserta didik akan diberi materi. Di bulan pertama diajarkan teknik dasar penulisan 5W 1H. Di bulan ke dua peserta akan mendapatkan materi teknik dasar fotografi. Kemudian di bulan ketiga dan keempat anak didik langsung hunting kelapangan untuk merekam kampung halaman. Kelas kemudian ditutup dengan pameran fotografi.

"Pertemuan berlangsung setiap minggunya selama 16 kali pertemuan (empat bulan). Setiap bulannya akan ada tamu dari berbagai profesi, fotografer, penulis, bloger, dokumenter, dan videografer untuk menularkan ilmunya," kata Ilyas kepada merahputih.com.

Saat ini KJC sudah melahirkan dua angkatan. Pertama 33 anak dan angkatan kedua berjumlah 34 anak. Menariknya, meski berfokus pada anak-anak pesisir Jakarta tepatnya di daerah Cilincing, anak-anak di luar daerah tersebut dipersilakan untuk ikut.

Baca juga:

Menembus Lorong Waktu di Museum Nasional

"Sangat boleh (peserta di luar Cilincing), karena di angkatan pertama ada murid yang berasal dari Warakas Tanjung Priuk sementara di angkatan ke dua 4 orang peserta berasal dari Tebet," tutur pria yang kerap memakai topi flat cap ini.

Perjalanan panjang Ilyas dan beberapa rekan lainnya dalam membuat KJC ini tak mudah. Ia harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan miring dari warga tentang program yang ia buat. Begitupun saat Ilyas meminta ketua RT dan RW untuk mengajak anak-anak di kampungnya untuk ikut KJC.

Peserta menadapatkan materi (Foto: Instagram/kelasjurnaliscilik1)
Peserta menadapatkan materi (Foto: Instagram/kelasjurnaliscilik1)

Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai terenyuh dengan keikhlasan Ilyas mengajak anak-anak pesirir untuk belajar jurnalistik. Terlebih ketika anak-anak didiknya mengikuti pameran foto di Jakarta Internasional Photo Festival (Jipfest).

Saat itu ia sempat menolak karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun setelah melakukan penggalangan dana di media sosial, secara mengejutkan banyak warga ikut menyumbang. Dalam dua hari terkumpul uang sebesar Rp5.200.000.

Baca juga:

Pahlawan Lokal Tak Kalah Hebat dengan Superhero Luar Negeri

"Responnya positif dan mendukung kegiatan ini, meskipun awalnya kurang mendukung karena teasuk program baru bagi masyarakat pesisir," kata Ilyas.

Ilyas adalah satu dari banyak orang yang berjuang untuk kemajuan masyarakat Indonesia. Niat tulus mantan pewarta foto harian Rakyat Merdeka ini patut ditiru oleh kita. Ia rela mengorbankan waktu, tenaga hingga materi agar anak-anak masyarakat pesisir Jakarta bisa tercerdaskan.

#Hari Pahlawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Peristiwa heroik di Surabaya pada 1945 menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Indonesia mampu meraih kemenangan ketika bersatu menghadapi ancaman bersama. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberikan selamat kepada putra presiden kedua RI Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto (kanan) Bambang Trihatmodjo (kiri) dan Siti Hardijanti Hastuti Rukmana usai upacara pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto dan sembilan tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Indonesia
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Gus Dur resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Dikenal sebagai ‘Bapak Pluralisme’, jasa besar Gus Dur bagi umat Tionghoa dan perjuangannya menegakkan kesetaraan menjadi warisan abadi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Indonesia
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer penumpas G30S/PKI dan ayah mertua Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Indonesia
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, aktivis buruh yang tewas pada 1993.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
10 Pahlawan Nasional yang Ditetapkan Prabowo Hari Ini: Profil Lengkap dan Jasa Mereka untuk Indonesia
Daftar 10 pahlawan nasional 2025: Gus Dur, Soeharto, Marsinah, dan 7 tokoh lainnya. Ketahui profil, biografi, dan jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.
ImanK - Senin, 10 November 2025
10 Pahlawan Nasional yang Ditetapkan Prabowo Hari Ini: Profil Lengkap dan Jasa Mereka untuk Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Resmi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto di Istana Negara, Jakarta. Keputusan ini tertuang dalam Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025 dan menuai pro-kontra publik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Presiden Prabowo Resmi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Indonesia
Soeharto Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, dari Prajurit PETA hingga Presiden 32 Tahun
Presiden ke-2 RI Soeharto akan diumumkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Simak perjalanan hidup, karier militer, masa kepemimpinan, hingga kontroversinya selama 32 tahun memerintah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Soeharto Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, dari Prajurit PETA hingga Presiden 32 Tahun
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Ziarah Nasional Hari Pahlawan
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci Hari Pahlawan 2025 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu (9/11/2025). (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Ziarah Nasional Hari Pahlawan
Indonesia
Prabowo Ingatkan Wasiat Bung Tomo yang Harus Diingat Seluruh Rakyat Indonesia, Jangan Sampai Jasa Pahlawan Pertempuran Surabaya Dilupakan
Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran memimpin Renungan Suci Hari Pahlawan di TMP Kalibata
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 November 2025
Prabowo Ingatkan Wasiat Bung Tomo yang Harus Diingat Seluruh Rakyat Indonesia, Jangan Sampai Jasa Pahlawan Pertempuran Surabaya Dilupakan
Bagikan