Menag Minta Semua Pihak Jaga Perayaan Natal di Tanah Air

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 19 Desember 2019
Menag Minta Semua Pihak Jaga Perayaan Natal di Tanah Air

Menteri Agama Fachrul Razi (kanan) saat berkunjung ke salah satu masjid di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 14-17 Desember 2019. (Kementerian Agama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Umat kristiani akan merayakan Natal pada 25 Desember mendatang.

Menteri Agama Fachrul Razi minta agar tidak ada aksi sweeping (aksi penyisiran) dalam perayaan tersebut, termasuk juga saat menyambut tahun baru 2020.

Baca Juga:

Polisi Siapkan Contraflow saat Puncak Arus Mudik Natal-Tahun Baru

Menurutnya, solidaritas dan toleransi harus dikedepankan. Kedua sikap tersebut juga sudah tumbuh berkembang di masyarakat Indonesia sejak lama.

“Solidaritas, toleransi kita sudah terbangun berlangsung lama. Gak pernah ada masalah,” kata Fachrul Razi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (19/12).

Latihan paduan suara untuk perayaan Christmas Carol di Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)
Latihan paduan suara untuk perayaan Christmas Carol di Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)

Fachrul mengatakan, selama ini umat kristiani juga bisa menjaga perasaan umat lainnya. Mereka tidak berlebih-lebihan dalam merayakan Natal dan tahun baru.

"Mudah-mudahan tidak masalah," tegas dia.

Terkait adanya isu pelarangan menggunakan atribut Natal, ia minta para pihak bisa saling menghargai.

“Semua orang harus saling menghargai pendapat. Jangan marah dengan perbedaan pendapat orang lain. Kalau sweeping janganlah,” pesan Fachrul.

Baca Juga:

Meriahkan Natal, Anies Siapkan 11 Titik Pesta dan 2 Pohon Raksasa di DKI

Terkait ucapan selamat Natal yang setiap tahun ada pihak yang tidak berkenan, Menag menjelaskan siapa pun boleh berpendapat jika tidak boleh mengucapkan selamat Natal, namun ia meminta pendapat itu tidak dipaksakan kepada orang lain.

Menteri Agama Fachrul Razi saat menghadiri acara pengukuhan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sebagai Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Kamis. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)
Menteri Agama Fachrul Razi saat menghadiri acara pengukuhan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sebagai Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Kamis. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

"Misalnya orang punya sikap, tidak boleh ada yang mengucapkan 'selamat Natal', ya silakan saja dia punya sikap begitu. Tapi, kalau ada orang lain mengucapkan 'selamat Natal' kepada temannya, ya semua orang punya haknya juga," jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Pohon Natal Milik Pemprov DKI di Lapangan Banteng Belum Terlihat

#Natal #Menteri Agama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat dukungan maju sebagai calon Ketum PBNU. Namun, ia tetap fokus menjalankan amanah sebagai Menag.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Indonesia
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Isu mundurnya Menag pertama kali dipublikasikan salah satu media online.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Indonesia
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Insentif PPN DTP 100 persen juga kembali diterapkan untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan anggaran Rp722 miliar dan target 3,7 juta penumpang selama periode Nataru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Indonesia
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, hingga semangat perubahan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Indonesia
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Dalam Islam, hadiah yang diterima karena jabatan dapat berubah status menjadi gratifikasi yang dilarang.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Indonesia
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Indonesia
Maknai Idul Adha, Menteri Agama Sebut Daging Kurban Bentuk Konkret Kepedulian, Berkontribusi Pemenuhan Gizi
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Idul Adha 1447 H/2026 Masehi
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Maknai Idul Adha, Menteri Agama Sebut Daging Kurban Bentuk Konkret Kepedulian, Berkontribusi Pemenuhan Gizi
Indonesia
Spirit Idul Adha 1447 H Merawat Alam dan Kemanusiaan, Menag Minta Masjid jangan Kotor setelah Kurban
Tema tahun ini terutama dalam khutbah nanti yakni spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Spirit Idul Adha 1447 H Merawat Alam dan Kemanusiaan, Menag Minta Masjid jangan Kotor setelah Kurban
Indonesia
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan 'Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman', Sabtu (9/5) merayakan HUT ke-219.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Bagikan