Kesehatan

Melambatkan Diri Sampai Puncak

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 06 Oktober 2020
Melambatkan Diri Sampai Puncak

Salah satu cara penyelesaiannya dengan bantuan tenaga profesional. (Foto: Unsplash/Djim Loic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN rahasia lagi kalau pria yang tak mampu menahan diri sebelum waktunya sampai puncak akan meruntuhkan egonya. Sebenarnya tidak masalah, hanya saja kalau dalam setiap aktivitas bercinta selalu terlalu cepat sampai puncak bisa bubar arena pertempuran selanjutnya.

Padahal aktivitas yang satu ini memberikan manfaat yang banyak seperti manfaat relaksasi, membakar kalori bahkan mampu meredam stres pada tingkat lebih ke bawah.

Baca juga:

Menstruasi Tidak Teratur Terkait Risiko Kematian Dini?

Tapi masalahnya terkadang ada pada pria. Pria dengan ejakulasi yang cepat akan membuat pasangan tidak puas, karena pada saat orgasm terjadi. Hal ini yang terkadang membuat hubungan menjadi agak dingin. Bila sudah demikan menjadi masalah yang serius jika tidak ditangani oleh ahlinya.

Melansir dari laman huffingtonpost, National Institute for Health and Care Excellence menuliskan bahwa sekitar 20 sampai 30 persen pria dia dunia mengalami ejakulasi dini. Terapi seks, Now Clare Prendergast menyarankan pria untuk melakukan hal ini agar tidak cepat mengalami ejakulasi saat bercinta.

Komunikasi

kuat
Komunikasikan hal yang jadi masalah. (Foto: (Foto: Pexels/Jonathan Borba))


Jangan dipikirkan sendiri, cobalah berbicara baik-baik dengan pasangan. Dengan begitu solusi akan terlahir dari hasil pemikiran kedua belah pihak. Jika solusi sudah didapatkan maka penyelesaiannya juga harus dilakukan berdua.

Olahraga

olah
Olahraga dapat membantu lancarnya kardiovaskular. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Olahraga yang dimaksud bukanlah seperti lari, angkat beban, berenang dan lain-lain. Cobalah olahraga kegel, kegel yang awalnya hanya untuk wanita, ternyata disarankan untuk pria juga. Kegel adalah olahraga yang memperkuat otot pubococcygeus untuk dapat mengembalikan kontrol terhadap berbagai saraf rangsangan. Melakukan kegel bisa dengan menahan air kencing di tengah-tengah selama sepuluh detik lalu lepaskan, Melakukan ini dipercaya dapat mengatasi ejakulasi dini secara ampuh.

Baca Juga:

Biar Lebih Intim dengan Pasangan, Lakukan 5 Hal Ini

'Sarung'

sarung
'Sarung' bisa digunakan untuk meredam sensitivitas. (Foto: Pexels/cottonbro)


Kondom digunakan untuk mencegah penyakit menular. Selain itu juga kondom dapat menurunkan sensitivitas rangsangan pada organ vital pria. Ditambah teknologi, kondom sekarang memiliki kandungan kimia yang bisa mengurangi sensitivitas rangsangan. Hanya saja ada efek sampingnya bahan kimia yang terkandung di dalamnya, ternyata juga menurunkan sensitivitas rangsangan pada wanita. Ini akan memakan waktu yang lama untuk mencapai orgasme.

Swalayan

pisang
Mengelabuhi rangsangan dari dalam tubuh. (Foto: Pexels/Andreea Ch)


Prendergast mengatakah bahwa pria yang ingin melakukan masturbasi memiliki mindset "cepat keluar agar aku bisa rileks dan beristirahat" sehingga dilakukan secepat mungkin, terutama pada pria remaja yang masih tinggal di rumah orang tuanya.

Dengan melakukan masturbasi, maka ketika akan melakukan aktivitas bercinta, pria akan labih lama mendapatkan ejakulasi. Pasca dirangsang lebih awal maka pada rangsangan kedua tentu akan lebih kuat dari sebelumnya, dan klimaks dipastikan tidak akan terjadi begitu cepat. (ray)

Baca Juga:
#Kesehatan #Ejakulasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan