MERAHPUTIH.COM — GELOMBANG kekerasan pecah di Meksiko setelah gembong narkoba yang paling diburu di negara itu tewas dalam sebuah operasi penangkapan. Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai ‘El Mencho’, ialah pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG) yang ditakuti. El Mencho meninggal akibat luka serius dalam bentrokan antara para pendukungnya dan militer pada Minggu (22/2) waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Meksiko menyebut empat anggota CJNG tewas dalam operasi di Kota Tapalpa, Negara Bagian Jalisco bagian tengah-barat, sedangkan tiga personel militer terluka. Kementerian Pertahanan Meksiko mengatakan operasi tersebut direncanakan dan dilaksanakan pasukan khusus negara itu.
Setelah operasi yang menewaskan El Mencho itu, terjadilah pembalasan, membuat kekerasan menyebar ke sedikitnya selusin negara bagian. Kelompok CJNG memblokade jalan menggunakan kendaraan yang dibakar. Sepanjang Minggu, ada laporan tentang pria bersenjata di jalan-jalan di Jalisco dan wilayah lain. Saksi mata merekam kepulan asap di beberapa kota, termasuk Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia FIFA mendatang. Toko-toko dibakar dan sekitar 20 cabang bank diserang dalam kekerasan tersebut.
Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro menetapkan status kode merah di negara bagian tersebut, menghentikan seluruh transportasi umum serta membatalkan acara massal dan kegiatan belajar tatap muka. Turis, dikutip kantor berita Reuters, menggambarkan kota resor Puerto Vallarta sebagai ‘zona perang’.
CBS melaporkan sekitar 250 blokade jalan dipasang di seluruh negeri selama kerusuhan, dengan 65 di antaranya berada di Jalisco. Dalam pembaruan terkini, kabinet keamanan Meksiko mengatakan empat blokade masih aktif di Jalisco. Kabinet tersebut menyebut 25 orang telah ditangkap. Sebanyak 11 orang ditahan atas dugaan keterlibatan dalam aksi kekerasan dan 14 lainnya atas dugaan penjarahan dan perusakan.
Baca juga:
Meksiko Kirim 26 Tokoh Kartel Narkoba ke AS, Ada Deal dengan Trump
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan ada koordinasi penuh antara pejabat negara bagian dan federal dalam merespons kekerasan, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terinformasi. Ia menambahkan bahwa di sebagian besar wilayah negara, aktivitas berjalan normal.
Beberapa maskapai telah membatalkan penerbangan ke Jalisco, termasuk Air Canada, United Airlines, dan American Airlines.
El Mencho, mantan polisi berusia 59 tahun, memimpin organisasi kriminal besar yang bertanggung jawab atas penyelundupan kokain, metamfetamin, dan fentanyl dalam jumlah besar ke AS. Departemen Luar Negeri AS sebelumnya menawarkan hadiah USD 15 juta atau sekitar Rp 252 miliar untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.(dwi)
Baca juga: