Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Megawati Soekarnoputri Dibikin Takjub Pasukan Oranye DKI Jakarta

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 23 Juli 2025
Megawati Soekarnoputri Dibikin Takjub Pasukan Oranye DKI Jakarta

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri saat berpidato usai pertunjukan teater seni musik kerja sama antara Indonesia dan Uzbekistan di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025). AN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-5 yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengaku takjub dengan kinerja petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di kepemimpinan Pramono Anung-Rano Karno.

Sebab, kata dia, kerja PPSU saat ini cukup bagus. Ia pun sering melihat pasukan oranye itu bersih-bersih di depan rumahnya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (23/7).

"Saya sekarang senang ketika saya bertemu dengan Ibu Mega, Ibu Mega bilang begini, 'kok beda, sekarang kalau saya ke mana-mana, saya keluar rumah ada pasukan oranye, kalau dulu kok enggak ada?'," ucapnya.

Sambil berkelakar, Pramono menduga Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin sengaja menginstruksikan PPSU untuk selalu membersihkan lingkungan rumah Megawati.

Baca juga:

Soal Dugaan Beras Oplosan Food Station, Pramono: Tidak Boleh Ditutup-tutupi

"Saya bilang 'ini pintar banget wali kotanya ini'. Dia, suruh di depan rumah Ibu Mega, tiap hari ditungguin pasukan oranye. Pintar banget ini wali kotanya," ucap Pramono.

Pokitikus PDI Perjuangan ini berharap semua petugas lapangan seperti pasukan oranye, pasukan biru, pasukan hijau, dan lainnya semakin rajin bekerja.

"Mereka lah ujung tombak kita untuk melakukan perbaikan kebersihan yang ada di Jakarta," ujarnya.

Di samping itu, Pramono mengaku juga melihat sendiri pasukan di lapangan saat ini lebih sering turun ke jalan untuk membersihkan lingkungan.

"Kenapa kemudian sekarang ini tamannya lebih rapi, dan mereka bekerja lebih, Pasukan Orange dan sebagainya, karena gubernurnya cerewet. Secara khusus, saya mengandalkan berkali-kali rapat pasukan pelangi Jakarta," tutupnya. (Asp)

#Megawati Soekarnoputri #Pasukan Oranye #Pramono Anung #PPSU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - 3 menit lalu
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Indonesia
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
enerbitan obligasi merupakan salah satu skema pembiayaan kreatif (creative financing) yang disiapkan Pemprov DKI agar pembangunan tetap berjalan meski ada potongan Dana Bagi Hasil
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Bagikan