Media Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 01 Maret 2026
Media Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas

Ilustrasi Bendera Iran. (Foto: dok. media sosial Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media Iran mengkonfirmasi kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Hal ini seperti dilaporkan Aljazeera.

Kematian pemimpin revolusi Iran itu sebelumnya disampaikan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sang pemimpin tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat di Teheran.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei,” kata Donald Trump dalam unggahan akun X The White House.

Iran saat itu mengatakan bahwa pemimpinnya masih memimpin dengan tegas di lapangan.

Baca juga:

Presiden AS Donald Trump Nyatakan Kematian Pemimpin Iran Ali Khamenei

Media Iran terbaru juga melaporkan bahwa putri, menantu, dan cucu Khamenei tewas.

Kantor Berita Fars seperti dijelaskan Aljazeera melaporkan bahwa pemerintah telah menetapkan 40 hari masa berkabung nasional menyusul pembunuhan Khamenei. Pemerintah juga mengumumkan tujuh hari libur nasional.

“Seperti yang telah kami umumkan sebelumnya, pembunuhan Khamenei diumumkan melalui media pemerintah Iran, tetapi tidak ada detail seputar pembunuhan tersebut yang diumumkan,” tulis Aljazeera.

Kepala Pentagon Pete Hegseth lewat akun X menjelaskan bahwa Iran sedang menanggung konsekuensi setelah menolak kesepakatan. Iran sebelumnya dilaporkan menolak tuntutan terkait program nuklirnya.

“Rezim Iran memiliki kesempatan, namun menolak untuk membuat kesepakatan — dan sekarang mereka menanggung konsekuensinya.”

"Selama hampir lima puluh tahun, Iran telah menargetkan dan membunuh warga Amerika, selalu mencari senjata paling ampuh di dunia untuk memajukan tujuan radikal mereka. Tadi malam, tidak seperti presiden sebelumnya, Presiden Trump mulai menangani kanker ini.”

Ia juga menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak memulai konflik, namun mencoba mengakhiri seperti yang ditulisnya, Minggu (1/3) pagi WIB. (*)

#Iran #Ayatollah Ali Khamenei #Konflik Timur Tengah #Amerika Serikat #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Belanda dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - 2 jam, 15 menit lalu
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Dunia
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Kemunculan video resmi tersebut mengakhiri spekulasi publik mengenai kondisi pimpinan tertinggi Iran sejak pecahnya ketegangan militer dengan Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Bagikan