MERAHPUTIH.COM - HUJAN dengan intensitas ringan hingga deras diperkirakan akan mengguyur mayoritas wilayah Indonesia, Rabu (9/10). Hujan akan disertai petir. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta semua pihak mewaspadai potensi dampak hujan hari ini.
Prakirawan BMKG Ida Pramuwardani, seperti dilansir ANTARA, menjabarkan potensi hujan berintensitas ringan atau dengan curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam diprakirakan mengguyur Kota Pekanbaru, Bengkulu, Lampung, Pontianak, Samarinda, Palangka Raya, Banjarmasin, Gorontalo, Kendari, Palu, Ternate, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Sebagian kota lainnya, seperti Kota Manado dan Ambon, diprediksi diguyur hujan berintensitas sedang atau curah hujan lebih dari 4,0 mm per jam. Hujan intensitas deras dengan curah hujan lebih dari 5,0 mm per jam diprakirakan mengguyur Kota Jakarta dan Mamuju dengan suhu berkisar 24-31 derajat celsius.
Sementara itu, hujan disertai petir akan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, dan Tanjung Selor dengan suhu berkisar 24-32 derajat celsius. Kota Bandung, Yogyakarta, Kupang, Denpasar, Sorong, Manokwari, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Serang, Semarang, Surabaya, Mataram, dan Makassar diprakirakan cerah, berkabut, dan berawan tebal sepanjang hari dengan suhu berkisar 25-30 derajat celsius.
Baca juga:
Prakiraan BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan secara Umum Terjadi Rabu, 18 September
Ida memaparkan sirkulasi siklonik terpantau di Laut China Selatan barat Vietnam yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin, yang juga memanjang di Selat Malaka, Riau, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Papua Tengah, hingga Teluk Cenderawasih. Selain itu, terpantau ada pertemuan angin seperti di Samudra Hindia bagian Barat Aceh dan Laut Banda yang meningkatkan potensi awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Angin di wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah timur dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Dengan kondisi hujan di hampir semua wilayah Tanah Air, BMKG meminta semua pihak mewaspadai potensi banjir rob pada 9 Oktober 2024 di pesisir selatan Banten, termasuk mewaspadai peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di barat daya Banten dan Laut Arafura yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan itu.(*)
Baca juga:
Hujan Diperkirakan Mengguyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Senin (7/10)