Mayoritas Warga Jakarta Diklaim Taat Protokol Kesehatan

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 10 Juni 2020
Mayoritas Warga Jakarta Diklaim Taat Protokol Kesehatan

Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto mengklaim mayoritas warga di Jakarta sudah tertib dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurut Heru, hal ini dari pemantauan di lokasi yang kerap terjadi keramaian seperti stasiun kereta, pasar dan tempat perbelanjaan.

"Iya 99 persen warga yang masuk ke Jakarta sudah mematuhi protokol kesehatan. Sudah disipilin," kata Heru di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Baca Juga

Tekan Kasus COVID-19 Ibu Kota, Kepolisian Terjunkan Tim Kimia Biologi Radioaktif Brimob

Heru mengakui tak sulit menertibkan masyarakat untuk taat aturan dan tertib dalam protokol kesehatan. Sebab, diantara mereka ada yang hanya memakai didepan petugas namun tak terpantau saat didalam.

"Tidak mudah untuk mengingatkan mereka, tetapi kita tidak berhenti. Selalu mengingatkan di titik-titik keramaian, khususnya di stasiun, itu selalu akan terjadi penumpukkan. Di situlah peran kita mengingatkan warga untuk menjaga jarak, gunakan masker," tambah Heru

Heru memastikan personel TNI dan Polri akan diperketat terutama di tempat perbelanjaan yang bakal segera dibuka.

"Jadi Kapolri melalui Kapolda menyampaikan. Begitu juga dengan TNI, khusus untuk pasar sekarang ini beberapa mal sudah ada polisi. Kami mempersiapkan cara bertindak kita bagaimana mengantisipasi," jelas Heru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto. Foto: MP/Kanu

Heru mengatakan bahwa nantinya personil TNI dan Polri akan dikerahkan ke tempat-tempat tersebut untuk mengawasi protokol kesehatan masyarakat.

"Di mana nantinya secara bertahap akan dibuka saat PSBB masa transisi," kata Heru yang mengenakan masker ini.

Misalnya saja mulai dari terminal bus, halte busway, stasiun, pasar tradisional, dan pasar modern akan dijaga oleh personil TNI dan Polisi ketika dibuka kembali saat PSBB masa transisi.

"Itu sudah kami petakan dan ada unsur TNI dan Polri di tempat itu untuk mengawasi ketertiban masyarakat dalam protokol pencegahan COVID-19," jelas Heru.

Pengawasan itu sampai waktu yang tidak ditentukan. Tepatnya setelah masyarakat dirasa sudah cukup tertib dalam menjelankan protokol kesehatan.

Baca Juga

Pemprov DKI Terima APD dari Ormas Gema Sadhana untuk Tenaga Medis

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengakui masih terjadi kerumunan di beberapa tempat.

"Itu karena justru kebiasan. Karena bangsa Indonesia apa ya, silaturahim dan berkumpul ya. Ini sedikit banyak yang sudah mulai mengurangi nilai itu," jelas Heru. (Knu)

#COVID-19 #Polres Jakarta Pusat
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan