Mata Lelah Karena Banyak Lihat Layar? Intip Cara Mengatasinya

annehsannehs - Kamis, 03 Februari 2022
Mata Lelah Karena Banyak Lihat Layar? Intip Cara Mengatasinya

Jangan terlalu keras menggosok area mata. (Foto pixabay/PublicDomainPictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KULIT di area mata 40 persen lebih tipis daripada kulit lainnya pada wajah kita. Maka dari itu, dibutuhkan perawatan yang ekstra untuk mencegah penuaan dini pada area kulit sekitar mata.

Di tengah pandemi, intensitas melihat layar pun semakin meningkat. Bagaimana tidak, segala kegiatan esensial harus dilakukan secara virtual termasuk sekolah, bekerja, dan meeting.

Baca juga:

Berkaca dari Aliando Syarief, Apa itu OCD?

Mengedipkan mata selama berjam-jam di depan layar digital pun seringkali membuat kulit di sekitar mata jadi yang pertama menunjukkan tanda-tanda kerutan dan penuaan dini. Apalagi mata kita juga harus bekerja tambah berat sepanjang hari akibat mengedipkan mata, menyipitkan mata ketika tersenyum, melotot, dan mengekspresikan emosi lainnya.

Mata kering bisa disebabkan oleh keseringan menatap layar. (Foto pixabay/Skitterphoto)
Yuk jaga kesehatan kulit di sekitar mata. (Foto Pixabay/Skitterphoto)

Maka dari itu, terlalu lama melihat layar biru dari perangkat digital sering membuatmu terasa selalu kelelahan, terlihat tua, dan kusam. Lantas, bagaimana cara mengatasi hal tersebut?

BACA JUGA:

Tak Selamanya Benar, Orang Pintar juga Punya Kesalahan

Dikutip dari CNA Lifestyle, cara terbaik menjaga kesehatan kulit di sekitar mata adalah dengan menjaga kelembapannya. Lembapkan kulit sekitar mata dengan menggunakan produk perawatan wajah yang memang spesifik untuk area mata.

Isi dan ratakan garis-garis halus di sekitar area mata dengan pelembap atau serum yang menutrisi kulit dengan produk khusus yang diformulasikan untuk mata. Pelembap wajah biasa bukannya tidak boleh mengenai kulit di area mata, tetapi produk khusus area mata cenderung lebih sensitif dengan tujuan agar tidak menimbulkan iritasi mata.

Ingat untuk selalu lembut dengan area mata di sekitar mata. Hindari mengucak mata terlalu ekstrem atau menarik-narik kulit wajah. Gunakan jari manis atau kelingking untuk mengaplikasikan produk di kulit sekitar mata. Ketika menghapus riasan mata, jangan terlalu menekannya dengan kapas.

Kompres mata dengan kapas rendaman air mawar dua kali sehari. (Foto pixabay jaymart)
Gunakan tabir surya khusus area mata. (Foto pixabay jaymart)

Jika kamu memiliki masalah kantung mata yang menghitam, coba untuk tidur yang cukup dan berkualitas. Ingat, semahal apapun produk perawatan dark eye circle tidak akan ampuh jika pola tidurmu tidak sehat. Selain dari pola tidur, faktor genetik juga berperan. Maka dari itu, pastikan untuk setidaknya tidur selama tujuh sampai delapan jam.

Untuk perawatan yang lebih eksklusif, gunakan produk eye cream atau masker yang memiliki komposisi yang bisa menghidrasi dan mencerahkan.

Karena lebih rentan terhadap tanda penuaan, jangan lupa untuk melindungi kulit di area mata dengan tabir surya. Karena sunscreen biasa berpotensi mengiritasi mata, sebaiknya gunakan produk SPF yang dibuat khusus untuk area mata. (SHN)

Baca juga:

Ini Alasan 24 Agustus Dideklarasikan Jadi Kobe Bryant Day

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan