Kesehatan

Masyarakat Indonesia Masih Abai Merawat Kesehatan Mulut

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 23 Maret 2021
Masyarakat Indonesia Masih Abai Merawat Kesehatan Mulut

Sebenarnya orang Indonesia paham menjaga kesehatan mulut sangat penting. (Foto: Unsplash/Caroline LM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SURVEI terbaru yang dirilis GSK Consumer Healthcare menunjukkan pandemi COVID-19 berdampak terhadap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Survei ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan riset IPSOS,

Survei dilakukan kepada 4.500 partisipan yang berusia diatas 18 tahun dan berasal dari lima Negara Eropa (Perancis, Jerman, Britania Raya, Spanyol, dan Rusia). Lalu, survey tersebut juga melibatkan empat Negara Asia Tenggara (Indonesia, Filipina, Singapura, dan Thailand).

Baca juga:

Ketahui! Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Menurut berita pers yang diterima merahputih.com, hampir semua warga Indonesia menyadari rendahnya kesehatan gigi dan mulut berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental. Tetapi, mereka belum melakukan upaya yang maksimal untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

9 dari 10 konsumen Indonesia percaya bahwa perawatan kesehatan mulut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Ketika ditanyakan lebih lanjut, 68% responden percaya bahwa kesehatan mulut dapat mengurangi resiko pengembangan penyakit kardiovaskular.

Orang Indonesia belum maksimal merawat kesehatan mulut. (Foto: Unsplash/Rudi Fargo)

Selain itu, 81% meyakini ada dampak positif bagi kesehatan mental dan kebahagiaan seseorang dengan menjaga kesehatan mulut. 55% lagi percaya perawatan kesehatan mulut yang baik memiliki dampak positif seperti mengontrol kadar gula darah dan mencegah diabetes.

Meski begitu, survei tersebut menegaskan warga Indonesia belum maksimal merawat kesehatan gigi dan mulut. Hanya sebanyak 31% yang menggunakan produk kesehatan khusus untuk perawatan gigi dan mulut. Dan, hanya 6% yang secara aktif dan rutin memeriksa kondisi kesehatan gigi dan mulut ke dokter.

Baca juga:

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Virus Corona

Padahal, 82% konsumen memiliki gigi sensitif dengan 74% diantaranya merasakan ketidaknyamanan saat makan atau minum. Sikap abai yang berkelanjutan ini dapat berisiko bagi kesehatan fisik dan mental yang sebenarnya dapat dicegah dan diatasi.

Kebanyakan orang hanya mengandalkan menyikat gigi untuk menjaga kesehatan mulut. (Foto: Unsplash/Nick Fewings)

Solusi yang paling banyak dilakukan untuk menjaga kebersihan mulut hanya menyikat gigi secara teratur yang dijawab oleh 36% responden. Hal ini tentunya menandakan minimnya upaya atau perawatan khusus yang dilakukan. Lebih lanjut lagi, hanya 6% orang Indonesia yang secara rutin mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan.

Keith Choy, Region Head, Asia Pacific, GSK Consumer Healthcare mengatakan pandemi telah mengubah cara kita beraktivitas sehari-hari dan merawat diri. Ia mengatakan perawatan gigi dan mulut yang maksimal sangat penting untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, GSK Consumer Healthcare hadir untuk membantu meningkatkan perawatan gigi dan mulut melalui kombinasi pemahaman unik terhadap kebutuhan konsumen dengan inovasi ilmiah. (ikh)

Baca juga:

Ingin Tetap Sehat Saat #DiRumahAja? Ini Tipsnya

#Kesehatan #Kesehatan Mulut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan