Masker Bentuk 'Bra Berenda' Ludes Terjual 1 Menit Usai Peluncuran, Penyebabnya Mengejutkan!

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 24 April 2020
Masker Bentuk 'Bra Berenda' Ludes Terjual 1 Menit Usai Peluncuran, Penyebabnya Mengejutkan!

Masker wajah 'Bra Renda' yang tengah viral (Foto: twitter/atsumi fashion)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASIH ingat meme masker wajah bra-cup yang viral di media sosial? Sebuah perusahaan asal Jepang memutuskan untuk menjadikannya kenyataan. Menariknya masker tersebut langsung terjual habis.

Mendapatkan masker medis untuk wajah yang telah untuk menghindari penyebaran Virus Corona di Jepang saat ini cukup sulit, tetapi perusahaan pakaian di Jepang berusaha mengurangi kekuarangan itu dengan memproduksi masker kain yang bisa digunakan kembali.

Baca Juga:

Mengenal DuraXV Extreme, Ponsel yang Bisa Dicuci Pakai Sabun

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, Atsumi Fashion, produsen pakaian di kota Himi, Prefektur Toyama, merupakan salah satu perusahaan yang juga memproduksi masker kain, hanya saja ada beberapa hal yang sedikit berbeda.

Sebuah perusahaan pakaian dalam, memproduksi masker dengan model unik yaitu bra renda (Foto: twitter/atsumi fashion)

Atsumi sendiri merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi ksusus pakaian dalam perempuan. Hingga akhirnya pihak manajemennya tercetus ide dan memutuskan bahwa menerapkan desain yang sama untuk masker bukanlah ide yang buruk.

Menurut SoraNews24, masker bentuk bra berenda dimulai dari sejenis lelucon, tapi perusahaan itu tak yakin jika para konsumen Jepang tertarik dengan sentuhan pakaian dalam seksi. Tapi saat di pamerkan oleh prototipe Atsumi Fashion, tanpa disangka mendapat banyak perhatian online.

Baca Juga:

WOW! Sebuah Startup Sukses Menciptakan Kacamata Pendeteksi Gejala Corona

Orang-orang menjadi lebih tertarik pada aksesori usai perusahaan tersebut mengunggah foto model Aya Kondo mengenakan masker wajah bentuk bra berenda, dan tak lama kemudian seluruh koleksi masker wajah ini diumumkan.

Pada hari Sabtu lalu, masker bra berenda Atsumi Fashion mulai dijual ke publik. Di mana masker tersebut dibanderol dengan harga 1.490 yen atau sekitar Rp 215 ribu, sekitar setengah harga bra Jepang kelas menengah.

View this post on Instagram

????????????????????????. 4?18?20??? ?????????????? ?????????????50?????????????? ↓ 1??1,490??? ??1???????? ???? ??? ??? ?????? ???? ??? ↓ ?????????????????? ????????????????????? ↓ ??????????????????????????????????? ‘????????’?????????? ↓ ?????URL https://www.rakuten.ne.jp/gold/lingerie-lab/ ?????URL https://lingerielab.ocnk.net/phone/product-list ↓ ????1????????????????? ↓ ?????????????????????? ?????????????????????????????????? ??????????????????????????????????? ↓ ????????? ???????????????????150?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ↓ ??18????????????????????????????????????????? ?????????????????? ↓ ???????????????????????????????????????? ↓ ?????????????? ↓ ↓ #??? #mask #???????? #??? #lace #????? #bramask #?????????

A post shared by ATSUMI FASHION (@atsumi.fashion) on

Tanpa diduga, masker bra berenda tersebut ludes terjual beberapa saat setelah tersedia dalam satu menit. Di mana para pembeli berbondong-bondong ke toko online Atsumi Fashion, Lingerie Lab dan etalase di pasar online Rakuten.

Perusahaan yang tak mengira akan banyak permintaan, menawarkan hanya 50 unit untuk setiap warna yang tersedia (putih, merah muda, lime, aqua blue dan hitam). Tetapi untuk yang belum kebagian, batch baru masker bra berenda kabarnya sudah dalam pengerjaan.

Melihat viral dan uniknya masker bra renda tersebut, mungkin tak lama lagi sesuatu yang serupa juga akan tersedia di berbagai negara lainnya, dan kemungkinan juga di Indonesia. (Ryn)

Baca Juga:

Facebook Akan Tegur Pengguna yang Beri 'Like' Info Hoaks Tentang Virus Corona

#Virus Corona #Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan