Maskapai Penerbangan DIminta Tetap Perhatikan SOP dan Kelaikan Pesawat di Masa Pandemi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 27 Desember 2020
Maskapai Penerbangan DIminta Tetap Perhatikan SOP dan Kelaikan Pesawat di Masa Pandemi

Pesawat maskapai Garuda Indonesia di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat, Rabu (29/5). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Maskapai penerbangan diminta untuk tetap memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan terbang dan kelaikan pesawat meskipun sedang berada dalam situasi sulit akibat pandemi COVID-19.

"Pandemi benar-benar memukul semua sektor bisnis, termasuk bagi industri penerbangan, tapi jangan lupa, manajemen maskapai harus mempertahankan SOP yang berhubungan dengan safety, security dan kelaikan pesawat," ujar Pengamat penerbangan Farshal Hambali dalam keterangan tertulis, Minggu (27/12).

Baca Juga

Saat 3M Tidak Cukup Bendung Penyebaran COVID-19

Insiden tergelincirnya Lion Air JT-173 dari Batam menuju Tanjung Karang di Bandara Radin Intan II Lampung pada Minggu, 20 Desember 2020 lalu memberi pelajaran penting bagi dunia penerbangan nasional.

Sudah selayaknya otoritas penerbangan memberikan perhatian khusus, mengingat banyaknya sejarah kecelakaan dan juga memperhatikan besarnya armada operasional Lion di berbagai rute kawasan timur Indonesia.

Untuk penentuan standar kelaikan udara dilakukan oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Ilustrasi (Pixabay)

DKPPU Kementerian Perhubungan melakukan program pengawasan berkesinambungan (surveillance) dengan cara menempatkan Principal Operation Inspector (POI) dan Principal Maintenance Inspector (PMI) atau Inspektur Ahli Perawatan Pesawat Udara untuk memastikan bahwa pemegang Sertifikat Operator Penerbangan melaksanakan kegiatannya sesuai dengan manual (buku-buku panduan) yang telah disetujui Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

"Saya kira karena pentingnya Lion Air bagi penerbangan nasional, DKPPU harus memberikan perhatian dan pengawasan lebih ekstra," kata Farshal.

Ia menambahkan pesawat yang tidak beroperasi juga harus masuk ke dalam program preservasi pesawat (aircraft preservation program) di mana pesawat tersebut secara reguler diperiksa mesin dan strukturalnya termasuk untuk menghindari terjadinya korosi pada struktur pesawat terbang.

"SOP dalam penerbangan diatur secara ketat melalui peraturan nasional dan global. Semua penerbangan secara mutlak memiliki manual operasi perusahaan, dan juga program-program pelatihan untuk pilot dan awak kabin. Di dalamnya juga termasuk Safety Management System dan Emergency Response Plan,” ungkap Farshal.

Baca Juga

Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan

Terkait konsumen sebagai pengguna jasa penerbangan, Farshal Hambali mengatakan bahwa konsumen berhak mempertimbangkan alternatif maskapai sejauh memang ada pilihan.

"Masih ada beberapa maskapai lain yang kredibel, namun memang tidak semua rute penerbangan memiliki alternatif maskapai. Satu hal yang pasti, unsur keselamatan dan keamanan penumpang tidak boleh ditawar," katanya. (Knu)

#Pesawat #Maskapai Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Landasan pacu sempat ditutup sementara akibat kejadian Garuda Indonesia mengalami pecah ban di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Bagikan