Maskapai Baru Indonesia Airlines Siapkan Debut, Fokus pada Rute Internasional

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 10 Maret 2025
Maskapai Baru Indonesia Airlines Siapkan Debut, Fokus pada Rute Internasional

Ilustrasi pesawat. (Foto: Unsplash/Ross Parmly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia kedatangan pemain baru di dunia penerbangan: PT Indonesia Airlines Group (INA).

Maskapai ini didirikan oleh Calypte Holding Pte. Ltd, sebuah perusahaan berbasis di Singapura yang bergerak di bidang energi terbarukan, penerbangan, dan pertanian. INA punya target mengudara pada rute internasional.

Namun, belum ada keterangan pasti tentang rute mana saja yang bakal ditempuh maskapai ini.

Setelah studi kelayakan yang mendalam dengan konsultan dari Singapura dan AS, Calypte resmi mendaftarkan INA pada 7 Maret 2025.

Berbasis di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, INA berencana mengoperasikan 20 armada pesawat, terdiri dari 10 unit Airbus A321neo atau A321LR, dan 10 unit Airbus A350-900 serta Boeing 787-9.

Mengklaim Punya Manajemen Berpengalaman

CEO INA dan Executive Chairman Calypte, Iskandar, menjelaskan bahwa mereka menargetkan menjadi maskapai internasional terbaik dengan tim yang berpengalaman.

"Berdasarkan perencanaan bisnis dan hasil studi kelayakan yang telah disusun, Indonesia Airlines hanya akan berfokus pada penerbangan internasional," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (9/3)

Tim manajemen INA adalah perpaduan talenta global dan lokal. Direktur Operasional direkrut dari Singapore Airlines, sementara Direktur Komersial memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di Emirates dan Asiana Airlines.

Departemen operasi penerbangan dipimpin oleh salah satu pilot terbaik Indonesia, dan Direktur Produk dan Layanan berasal dari Brunei dengan pengalaman di Royal Brunei dan Emirates.

Menyediakan Layanan Kabin Premium

Layanan kabin merupakan perhatian khusus INA. Mereka ingin menggabungkan kemewahan jet pribadi dengan kenyamanan penerbangan komersial.

"Visi kami adalah menjadi simbol global kemakmuran Indonesia," kata Iskandar. INA berkomitmen untuk menghadirkan layanan premium, mengutamakan keselamatan, dan menyebarkan keramahtamahan khas Indonesia ke seluruh dunia

Menurut Iskandar, tingginya mobilitas penduduk di Asia Pasifik membuat bisnis ini sangat potensial.

Namun, belum ada keterangan resmi kapan maskapai ini bakal mengudara di Indonesia. (*)

Baca juga:

Maskapai Terbaik di Dunia Berasal dari Asia Tenggara

#Pesawat #Maskapai Penerbangan #Transportasi Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rencana transportasi jalur udara. Helikopter disebut sebagai salah satu kemungkinan moda.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Landasan pacu sempat ditutup sementara akibat kejadian Garuda Indonesia mengalami pecah ban di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Bagikan