Headline

Masih Ada Pelaku, Satgas Antimafia Bola Diaktifkan Lagi

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 08 Agustus 2019
 Masih Ada Pelaku, Satgas Antimafia Bola Diaktifkan Lagi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Satuan Tugas Antimafia Sepak Bola Jilid II dibentuk guna mengawasi pertandingan Liga 1 Indonesia. Masih sama dengan yang terdahulu, tim ini akan kembali dipimpin Karo Provos Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo.

"Bapak Kapolri (Jenderal Polisi Tito Karnavian membuat surat perintah tugas (sprint) berkaitan dengan Satgas Antimafia Bola jilid dua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/8).

Baca Juga: Geledah Kantor PSSI, Satgas Antimafia Bola Dapatkan Ini

Tim tersebut akan bekerja selama empat bulan sejak 6 Agustus 2019. Mereka akan bekerja di 13 wilayah di Tanah Air, tapi, tidak dirinci secara detail wilayah-wilayahnya.

Logo PSSI
Logo PSSI (Foto: pssi.org)

"Nanti empat bulan ke depan berlakunya sprint Bapak Kapolri ini. Kita akan memantau dan mengawasi (pertandingan) liga 1. Kita akan komunikasikan PSSI berkaitan dengan liga 1. Kemudian kita juga memperlebar satgas ini, ada tambahan lagi untuk 13 wilayah yang nanti setiap wilayah dipimpin oleh Dirreskrimum," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan Satgas dibentuk atas harapan masyarakat terkait penyelenggaraan pertandingan sepak bola tanpa kecurangan didalamnya. Kemudian, alasan lain karena masih ada sejumlah laporan pengaturan skor yang belum rampung.

"Satgas Antimafia Bola dibentuk karena ekspektasi masyarakat berkaitan dengan pesepakbolaan di Indonesia," ujar Argo.

Baca Juga: Satgas Antimafia Bola Periksa 3 Petinggi LIB Terkait Pengaturan Skor

Salah satu kasus yang belum rampung yaitu kasus pengaturan skor yang dengN tersangka pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP) Vigit Waluyo. Dimana dalam kasus ini polisi sebenarnya telah melimpahkan berkas kasus ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia tapi belum ada kejelasan terkait apakah berkas sudah lengkap untuk kemudian disidangkan atau belum.

"Masih ada beberapa laporan polisi atau kasus yang belum selesai contohnya kasus tersangka Vigit," tutup Kombes Argo Yuwono.(Knu)

Baca Juga: Satgas Antimafia Bola Periksa Bendahara PSSI Terkait Kasus Pengaturan Skor

#Pengaturan Skor Indonesia #Kombes Argo Yuwono #Liga 1 #PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Seorang Bobotoh tewas dibacok usai menonton laga Persib di Cibinong. Erick Thohir langsung telepon Kapolres Bogor untuk usut motif di balik tragedi berdarah ini.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Olahraga
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Federasi Sepak Bola Yordania memantau potensi batalnya laga melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 di tengah situasi keamanan Timur Tengah.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Olahraga
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Liga sepak bola perempuan Tanah Air, Indonesia Women's League (IWL), telah resmi bergulir.
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Olahraga
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
FIFA mengusulkan peningkatan dana bantuan hingga 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar untuk setiap asosiasi anggota.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
Olahraga
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
I.League mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
Olahraga
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
AFC Awards 2026 resmi umumkan daftar nominasi. Indonesia lewat PSSI masuk nominasi AFC President's Recognition Award for Grassroots Football!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
Olahraga
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Demiane Agustien kini dikaitkan dengan naturalisasi timnas Indonesia. Wonderkid Arsenal ini punya garis keturunan Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Olahraga
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Sebanyak 10 pemain keturunan berpotensi dinaturalisasi timnas Indonesia. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, sedang memantau sejumlah pemain.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Laga timnas Indonesia vs Yordania kini terancam batal. PSSI pun mulai mencari lawan pengganti pada November 2026 nanti.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Bagikan