Pilpres 2019

Mardani Ali Sera Sebut Prabowo Sudah Siapkan Strategi Tandingi Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 22 April 2018
 Mardani Ali Sera Sebut Prabowo Sudah Siapkan Strategi Tandingi Jokowi

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pertarungan politik menjelang Pilpres 2019 semakin memanas saja. Dua nama yang bakal bersaing yakni Jokowi dan Prabowo akan saling berhadap-hadapan lagi, seperti Pemilu 2014 silam.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera berpendapat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto harus menyiapkan strategi jitu jika ingin menandingi elektabilitas Joko Widodo (Jokowi).

"Tentu kalau terjadi 'rematch' antara Prabowo dan Jokowi maka Pak Prabowo harus betul-betul memilki strategi yang jitu. Kalau tidak, posisi Jokowi kuat," ujar Mardani di Cikini, Jakarta, Sabtu (21/4).

Ia menilai Jokowi saat ini memiliki lebih banyak kelebihan yang bisa mendongkrak elektabilitasnya dibandingkan dengan Prabowo.

"Jokowi yang merupakan 'incumbent' nanti bukan hanya janji yang bisa dijual, tapi dia sudah ada kerjanya," tutur Mardani.

Mardani Ali Sera
Politikus PKS Mardani Ali Sera (Fotografer : Djo, Aziz/ PKSFoto)

Selain itu, kekuatan Jokowi juga didapatkan dari sejumlah survei yang memosisikan elektabilitasnya di atas Prabowo sehingga data tersebut juga bisa memengaruhi suara masyarakat.

"Tapi saat ini yang paling penting memang figur. Pak Prabowo mungkin pilih figur cawapresnya yang baru, yang bisa betul-betul melawan elektabilitas Jokowi," kata Mardani sebagaimana dilansir Antara.

Bahkan, Mardani mengusulkan kepada Prabowo agar dalam waktu dekat tidak hanya menunjuk calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019, melainkan juga menentukan jajaran kabinet yang akan membantunya jika terpilih sebagai presiden.

"Karena biar nanti orang tidak membeli 'kucing di dalam karung'," terang Mardani Ali Sera.

Sebelumnya, sempat muncul duet Jokowi-Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan jika Joko Widodo dan Prabowo Subianto memutuskan untuk bergabung dalam Pemilihan Presiden 2019, maka elektabilitas mereka tidak akan tertandingi.

Jokowi dan Prabowo
Jokowi dan Prabowo saat di Hambalang, Bogor (Foto: Biro Pers Setpres)

"Jokowi kalau berpasangan sama Prabowo, kenaikan suaranya akan sangat besar. Pasangan itu pasti akan jadi (menang) karena kekuatan mereka luar biasa," ujar Maruarar di Gedung Universitas Indonesia, Jakarta, Jumat (20/4).

Ia meyakini elektabilitas kedua tokoh, yang digadang-gadang sejumlah partai menjadi calon presiden pada 2019 itu, akan naik jika bergabung, karena masing-masing dari mereka didukung oleh "mesin politik" yang kuat.

Selain itu, menurut dia, di luar partai, Jokowi maupun Prabowo sama-sama memiliki jaringan yang luas, di antaranya dengan pemuka agama, pemuda, dan tokoh-tokoh nasional, sehingga dukungan terhadap mereka dipastikan tinggi.

"Dan hubungan Mbak Megawati dengan Pak Prabowo juga sangat baik," tutur dia.

Maruarar Sirait
Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait (kanan) dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono (kiri) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Maruarar menambahkan realita politik saat ini juga menunjukan bahwa ada dua nama besar yang diidamkan masyarakat untuk memimpin Indonesia, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Itu fakta, berbagai data dan survei yang ada menunjukan hal itu. Tidak ada nama lain di luar mereka," ucapnya.

Namun, Maruarar mengakui bahwa duet Joko Widodo dan Prabowo bisa terhalang oleh keinginan para anggota partai.

Kendati demikian, menurut dia, tidak menutup peluang jika kelak kedua tokoh tersebut memiliki niat untuk bekerja sama.

"Politik itu sangat dinamis, bisa iya bisa tidak. Tapi yang saya mau katakan, kalau itu (bergabung) yang terjadi, ya yang tadi (elektabilitas tinggi) akan terjadi," pungkas Maruarar Sirait.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Manuver Partai Demokrat Tarik Ulur Gabung Koalisi Jokowi

#Pilpres 2019 #Prabowo Subianto #Joko Widodo #Mardani Ali Sera
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Monas Semalam, Prabowo Perintahkan Hari Ini Digelar Pesta HUT ke-81 RI di 40 Titik Jakarta
Presiden Prabowo Subianto instruksikan pesta HUT ke-81 RI digelar di 40 titik Jakarta pada hari ini 18 Agustus 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Setelah Monas Semalam, Prabowo Perintahkan Hari Ini Digelar Pesta HUT ke-81 RI di 40 Titik Jakarta
Indonesia
Diskon Motor Listrik Arahan Presiden Prabowo Belum Jalan, Bolanya Tertahan di Menkeu
Program insentif motor listrik Rp5 juta arahan Presiden Prabowo belum berlaku masih tertahan di meja Menkeu.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Diskon Motor Listrik Arahan Presiden Prabowo Belum Jalan, Bolanya Tertahan di Menkeu
Indonesia
Cermati RAPBN 2027 Rp Rp4.097,2 T, DPR Tangkap Sinyal Cerah dari Pemerintah
DPR RI menilai RAPBN 2027 senilai Rp4.097,2 triliun menunjukkan optimisme pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Cermati RAPBN 2027 Rp Rp4.097,2 T, DPR Tangkap Sinyal Cerah dari Pemerintah
Indonesia
DPR Dukung MBG Jalan Terus, tapi Tata Kelola dan Anggaran Diperketat
DPR RI mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
DPR Dukung MBG Jalan Terus, tapi Tata Kelola dan Anggaran Diperketat
Indonesia
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan mengirim 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Produk bersubsidi seperti MinyaKita dan beras tidak boleh diperjualbelikan di luar KDMP.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Indonesia
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Penguatan IHSG diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai dari para pelaku pasar modal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Berita Foto
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Indonesia
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengklaim tela menutup 290 BUMN. Kini, ia menargetkan hanya tersisa 250-300 perusahaan.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Bagikan