Marak Keracunan MBG, Komisi X DPR Usulkan Dapur Sehat di Sekolah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 September 2025
Marak Keracunan MBG, Komisi X DPR Usulkan Dapur Sehat di Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: dok. Indonesia.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi X DPR RI meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Desakan ini muncul setelah maraknya kasus keracunan massal di berbagai daerah yang diduga terkait dengan distribusi makanan dalam program tersebut.

“DPR RI meminta supaya ada evaluasi total. Evaluasi total ini mungkin juga nanti akan berkaitan bagaimana sebenarnya yang terbaik di dalam penyelenggaraan makan bergizi gratis ini,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR Esti Wijayanti kepada wartawan, Kamis (25/9).

Baca juga:

Kasus Keracunan Marak, Cak Imin Ngotot Tolak MBG Dihentikan

Esti mengusulkan agar sekolah diberikan kewenangan memiliki dapur sehat dengan standar kebersihan memadai. Menurutnya, sekolah yang sudah memiliki dapur tetap bisa beroperasi, namun kapasitas masaknya dikurangi.

“Sehingga jangkauannya tidak terlalu jauh dan tidak terlalu banyak masakannya. Dengan cara ini, proses pengolahan hingga penyajian makanan bisa langsung terawasi. Sehingga lebih fresh ketika dimakan anak-anak,” ujarnya.

Esti menekankan, kasus keracunan massal harus dijadikan momentum untuk pembenahan agar publik tetap percaya pada niat baik pemerintah dalam menyelenggarakan program MBG. Ia meminta evaluasi dilakukan mulai dari kualitas bahan pangan, proses pengolahan di dapur besar, distribusi makanan, hingga pengawasan di lapangan.

“Jangan sampai program MBG dijalankan dengan terburu-buru dan membahayakan keselamatan siswa,” tutup Esti.

Baca juga:

BGN Harus Libatkan Kemendikdasmen Untuk Hindari Keracunan Siswa Akibat MBG

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan pemerintah belum berencana menghentikan program MBG meski banyaknya kasus keracunan.

Menurut Cak Imin, pemerintah akan mengevaluasi program MBG di seluruh wilayah Indonesia agar masyarakat semakin merasa terjamin dan merasakan manfaat dari program tersebut.

“Tentu akan ada evaluasi untuk benar-benar menuntaskan masalah-masalah yang ada sehingga masyarakat akan semakin merasa terjamin manfaatnya,” ucap Ketua Umum PKB itu. (Knu)

#Komisi X DPR #Makan Bergizi Gratis #Keracunan Massal MBG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
Wapres Gibran Minta Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Batang Segera Dituntaskan
Pemerintah perlu memastikan seluruh tahapan investigasi berjalan secara menyeluruh sebelum kesimpulan mengenai penyebab kejadian disampaikan.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wapres Gibran Minta Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Batang Segera Dituntaskan
Indonesia
Terbang ke Batang Jateng, Wapres Gibran Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Dirawat sampai Pulih
Gibran menegaskan keselamatan dan kondisi kesehatan korban menjadi prioritas utama pemerintah.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Terbang ke Batang Jateng, Wapres Gibran Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Dirawat sampai Pulih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Bagikan