Mantan Ketua KPK Semprot Wiranto soal Pembentukan Tim Hukum Nasional
Bambang Widjojanto (BW), di gedung Fakultas Hukum, UB, Malang, Jawa Timur, Senin (2/3). (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)
MerahPutih.com - Mantan Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW) ikut berkomentar mengenai rencana Menko Polhukam, Wiranto yang ingin membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji ucapan, tindakan, dan pemikiran tokoh-tokoh tertentu.
Menurut BW, Wiranto mestinya meneduhkan dalam berbicara untuk saat ini jangan memprovokasi, karena bangsa Indonesia sempat memanas dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.
"Jadi pak Wiranto bicaranya itu harus meneduhkan, jangan memprovokasi dalam situasi seperti ini ya. Harus mengerti dulu mengendalikan sikap dan perilakunya," kata Bambang di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).
Bambang yang juga Ketua Komite Pencegahan Korupsi TGUPP DKI itu kembali mengingatkan kepada Wiranto untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan. Jangan sampai yang memiliki otoritas di pemerintahan menjadi otoriter kepada rakyat.
"Pak Wiranto orang yang punya otoritas yang paling ngeri. Kalau ini bagian dari signal bahwa rezim akan menjadi otoritarian itu yang paling mengerikan makanya harus hati-hati beliau bicara," jelasnya.
Bambang berharap agar Presiden RI, Jokowi menegur Wiranto terkait rencananya itu. Sebab kalau orang nomor satu di Indonesia tak menegur Wiranto, masyarakat akan berfikir bahwa yang membuat kebijakan itu adalah Jokowi.
"Mudah-mudahan pak Jokowi mendengar dan bisa melakukan teguran terhadap pak Wiranto kalau tidak nanti di pikirnya pak Jokowi yang melakukan itu atau memang pak Jokowi? Nah itu kan yang dibaca oleh pak Jokowi semuanya," tutupnya. (Asp)
Baca Juga: Geram, Wiranto Sindir Prabowo soal Pengalaman dan Dedikasinya untuk TNI
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini