Manfaat Permainan Bricks Bagi Anak

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 27 September 2023
Manfaat Permainan Bricks Bagi Anak

Permainan ini juga dapat melatih anak meningkatkan konsentrasi dan kesabaran anak. (Foto: Unsplash/Vlad Hilitanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA banyak permaianan yang biasanya disukai anak, salah satunya bricks atau menyusun mainan balok. Meski sederhana, permainan yang telah ada sejak puluhan tahun itu, nyatanya masih digemari oleh anak-anak di era saat ini.

Psikolog anak dan keluarga Lembaga Psikolog Terapan Universitas Indonesia (LPT UI) Irma Gustiana Andriani S.Psi, M.Psi, membagikan sederet manfaat dari permaianan susun balok ini.

“Permainan ‘bricks’ sangat dianjurkan karena manfaatnya banyak sekali bagi tumbuh kembang anak, mulai meningkatkan kemampuan motorik hingga pemecahan masalah,” kata Irma, dilansir ANTARA.

Permainan menyusun seperti bricks dan puzzle, memiliki segudang manfaat, yakni pengembangan seni, fantasi, gaming, olahraga, bahkan pengembangan bermusik. Menurut Irma, bermain bricks dapat membangun koordinasi motorik halus, pemecahan masalah, kreativitas, komunkasi dan bahasa, berhitung sosial, juga kemampuan spasial anak.

Baca juga:

Berburu Lego Murah di Brickz Pro Indonesia Diecast Expo 2022

Manfaat Permainan Bricks Bagi Anak
Permainan bricks dengan bentuk kendaraan juga memberikan pemahaman bagaimana sebuah transportasi bekerja. (Foto: Unsplash/Adyant Pankaj)

Selain itu, permainan ini juga dapat melatih anak meningkatkan konsentrasi dan kesabarannya, meningkatkan kepercayaan diri, serta memungkinkan anak untuk belajar dari kesalahannya.

“Permainan ini menuntut anak untuk berkonsentrasi ketika menyusun dan membangun sebuah bentuk, namun juga merangsang kreativitasnya dengan memberi mereka kebebasan untuk merancang serta membangun objek dan struktur,” jelas Irma.

Baca juga:

LEGO McLaren Formula 1 Bikin Koleksimu Makin Epik

Manfaat Permainan Bricks Bagi Anak
Permainan menyusun seperti bricks dan puzzle, memiliki segudang manfaat. (Foto: Unsplash/Xavi Cabrera)


Banyaknya variasi permainan bricks juga dapat menjadi media bagi anak untuk menciptakan sebuah karya seni abstrak atua figuratif, menggambarkan ide dan perasaannya. Irma menambahkan, merakit objek dari permainan ini melibatkan penggunaan motorik halus dari anak-anak, kemampuan yang juga diperlukan saat memainkan alat musik seperti piano dan biola. Sehingga, meningkatkan kemampuan anak untuk bermain musik pula.

“Bermain bricks dengan set kendaraan dapat membantu anak memahami konsep teknologi, mekanika sederhana, dan bagaimana berbagai komponen bekerja bersama, juga membantu mereka memahami berbagai jenis transportasi dan bagaimana kendaraan digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Tidak hanya itu, permainan bricks dengan bentuk-bentuk kendaraan dapat membantu pengembangan anak di bidang olahraga, bahkan memberi mereka pemahaman tentang bagaimana sebuah transportasi bekerja. (and)

Baca juga:

LEGO Transformers Optimus Prime Hadir Juni 2022

#Parenting #Anak #Mainan Anak-Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan