Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Manfaat Menghirup Udara Segar di Taman pada Pagi Hari

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 28 April 2017
Manfaat Menghirup Udara Segar di Taman pada Pagi Hari

Taman, tempat yang tepat untuk menghirup udara segar pada pagi hari (Foto: pexel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk mulai beraktivitas. Agar tubuh bugar seharian, lakukan hal sederhana ini pagi-pagi. Melangkahlah ke taman yang ada di rumah atau kompleks perumahan Anda, lalu hirup udara segar sebanyak-banyaknya. Jika dilakukan setiap hari, Sahabat Merahputih akan mendapatkan manfaat-manfaat di bawah ini.

Olahraga sembari menghirup udara segar pada pagi hari (Foto: pexel.com)

1. Terhindar dari gangguan pernafasan

Ada satu alasan mengapa Anda disarankan menghirup udara segar di taman. Tempat ini, jika ditumbuhi beberapa pohon tinggi, bisa menjadi area bebas polusi di rumah Anda. Akibatnya, udara yang dihirup akan lebih segar dan tidak banyak mengandung polutan. Dampaknya, Sahabat Merahputih dapat terhindar dari gangguan pernafasan akut.

2. Kekebalan tubuh meningkat

Pencemaran udara merupakan sumber radikal bebas yang dapat menurunkan kekebalan tubuh Anda. Begitu pula dengan radiasi matahari. Jalan-jalan di taman sebelum pukul 09.00 WIB merupakan waktu yang tepat untuk menghirup udara segar. Lakukan secara kontinyu agar kekebalan tubuh Anda bagus.

3. Stres berkurang

Olahraga ringan di bawah pepohonan sembari menghirup aroma bunga yang wangi merupakan terapi yang bagus untuk mengurangi stres. Bila dilakukan setiap hari, Anda akan merasa lebih tenang dan bahagia.

4. Energi bertambah

Pada penyembuhan prana, ada dua prinsip dasar. Yakni, membersihkan dan memberikan energi kepada tubuh. Membersihkan energi dapat Anda lakukan dengan menghembuskan udara atau karbondioksida yang telah terpakai. Sebaliknya, menghirup udara segar di pagi hari merupakan aktivitas yang berguna untuk menambah energi.

#Udara Segar #Taman Rumah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Paparan konstan polusi level ini berpotensi merusak tanaman hingga menurunkan nilai estetika lingkungan perkotaan secara drastis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Pemprov DKI mempercepat proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Berita
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Coway mendirikan sales office di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi komitmen jangka panjang bagi warga perkotaan.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Indonesia
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Dengan kondisi udara yang baik ini, warga bahkan disarankan untuk membuka jendela agar dapat menikmati udara bersih yang masuk dari luar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Indonesia
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Masyarakat kini dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time melalui portal udara.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Oktober 2025
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Indonesia
Udara Jakarta Tidak Sehat Pada Selasa (21/10) Pagi, Terburuk ke-6 Dunia
Masyarakat Jakarta disarankan untuk mengambil tindakan pencegahan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Udara Jakarta Tidak Sehat Pada Selasa (21/10) Pagi, Terburuk ke-6 Dunia
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Berada di Ambang Batas Tidak Sehat pada Selasa (16/9), Kelompok Sensitif Diharap Pakai Masker
Karena kondisi ini, IQAir memberikan beberapa rekomendasi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 16 September 2025
Kualitas Udara Jakarta Berada di Ambang Batas Tidak Sehat pada Selasa (16/9), Kelompok Sensitif Diharap Pakai Masker
Fun
Ketika Udara Bersih Menjadi Kebutuhan: Solusi Praktis untuk Lingkungan Sehat di Rumah
Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat polusi udara tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Agustus 2025
Ketika Udara Bersih Menjadi Kebutuhan: Solusi Praktis untuk Lingkungan Sehat di Rumah
Indonesia
Jakarta Dihantam Polusi Terburuk Ketiga Dunia pada Selasa (15/7), Warga Diminta Pakai Masker Saat di Luar Ruangan
Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantau kualitas udara terintegrasi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juli 2025
Jakarta Dihantam Polusi Terburuk Ketiga Dunia pada Selasa (15/7), Warga Diminta Pakai Masker Saat di Luar Ruangan
Bagikan