Manfaat Bawang Hitam Bagi Kesehatan

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 20 September 2020
Manfaat Bawang Hitam Bagi Kesehatan

Bawang hitam kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.. (Foto: Pixabay_/ch1310)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAWANG putih dikenal memiliki khasiatnya untuk menyembuhan berbagai penyakit. Namun, lain halnya dengan bawang hitam yang belum dikenal orang banyak. Bawang hitam merupakan bawang putih yang sudah melalui proses fermentasi. Dari segi nutrisi, bawang hitam memiliki kandungan allicin dan kaya akan asam amino seperti bawang putih pada umumnya. Perbedaannya terletak pada kadar asam amino dan antioksidan dalam bawang hitam yang lebih tinggi dari bawang putih.

Melansir dari selfhacked.com, proses fermentasi pada bawang hitam membuat senyawa tambahan bernama S-Allycysteine atau SAC aktif sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Senyawa ini juga berperan dalam membantu penyerapan zat allicin sehingga bawang hitam disebut-sebut jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan bawang putih. Apa saja ya manfaatnya?

Baca Juga:

Bagaimana Bawang Putih Bekerja di Tubuh?


1. Meningkatkan imun tubuh

bawang
Menjaga sistem imun tubuh. (Foto: Unsplash/Mladen Borisov)

Bawang hitam merupakan obat anti-inflamasi alami karena tidak mengandung zat kimia. Rutin mengkonsumsi bawang hitam akan memicu pertumbuhan sel darah putih yang berperan memerangi berbagai penyakit di dalam tubuh.

2. Mencegah penuaan dini

bawang
Membuat kulit terlihat awet muda. (Foto: Pexels/Nguyen Xuan Trung)

Tidak perlu jauh-jauh lagi mencari produk yang tinggi antioksidan. Cukup konsumsi bawang hitam secara rutin agar kesehatan kulit tetap terjaga dan selalu terlihat awet muda. Selain itu, senyawa antioksidan juga berperan aktif dalam menghambat pembentukan sel-sel radikal pemicu kanker.

Baca Juga:

Segudang Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan dari Mengonsumsi Bawang Putih

3. Mencegah obesitas

bawang
Membantu program diet. (Foto: Unsplash/i yunmai)

Bawang hitam secara signifikan mampu memecah lemak jahat di dalam tubuh. Konsumsi bawang hitam selama masa diet tidak akan memberikan efek samping karena tergolong produk alami. Ingat! Untuk mengurangi berat badan diperlukan juga kalori defisit serta olahraga secara rutin. Konsumsi bawang hitam hanya sebagai penunjang tambahan untuk membantu program diet.

4. Kesehatan jantung

bawang
Mengurangi risiko penyakit jantung. (Foto: Unsplash/Robina Weermeijer)

Bawang hitam mampu menurunkan kadar kolesterol sekaligus menjaga kesehatan jantung. Jika dibandingkan dengan bawang putih, bawang hitam memiliki kandungan polifenol yang jauh lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam menjaga organ jantung dari berbagai kerusakan. (mar)

Baca Juga:

Cara Kilat Turunkan Kolesterol: Makan Bawang Putih

#Kesehatan #Bawang Merah #Bawang Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 2 jam, 14 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan