ekonomi bisnis

Malaysia Fasilitasi Perdagangan Halal Berbasis Digital

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Sabtu, 04 September 2021
Malaysia Fasilitasi Perdagangan Halal Berbasis Digital

MIHAS 2021 diselenggarakan secara digital (FOTO: ISTIMEWA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI membatasi ruang gerak dalam berbagai aktivitas secara global. Hal tersebut menjadi penghambat kehidupan sehari-hari. Salah satu sektor yang merasakan dampak paling nyata adalah sektor perdagangan.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan berbasis digital pun menjadi solusi bagi banyak pihak. Bahkan untuk pameran akbar perdagangan internasional pun mulai memberdayakan digital. Salah satunya adalah The Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE).

MATRADE memfasilitasi perdagangan Halal bernilai tinggi berbasis digital melalui acara “Malaysia International Halal Showcase (MIHAS)” yang akan digelar pada bulan September 2021.

MIHAS

Perdagangan halal berbasis digital (FOTO: ISTIMEWA)

MIHAS bertujuan untuk menjadi tuan rumah secara virtual dari berbagai kumpulan peserta pameran Halal, serta lebih dari 15.000 pembeli berskala internasional dan pengunjung perdagangan di seluruh ekosistem Halal, menjadikannya acara pameran Halal terbesar di dunia. Acara ini telah menjadi topik pembicaraan tersendiri bagi para pelaku industri raksasa terkait pemberdayaan ekonomi Islam dan rantai pasokan yang berkelanjutan.

“Pada masa ini, perdagangan berbasis digital merupakan kunci untuk membangun kembali pertahanan ekonomi. Mengikuti apa yang menjadi trend akibat pandemi, tahun ini MIHAS akan menjadi pelopor agenda digitalisasi untuk industri Halal dalam membawa pembeli, investor dan mitra dagang lainnya pada satu platform virtual," urai Mohd. Mustafa Abdul Azis selaku CEO MATRADE.

"Sejak awal penyelenggaraannya di tahun 2004, acara pameran ini dipercaya sebagai wadah perdagangan Halal, di mana acara yang terselenggara pada tahun 2019 mampu menarik lebih dari 1.000 peserta pameran dari 44 negara yang berpartisipasi. Harapan kami tahun ini adalah dapat memperkuat posisi Malaysia sebagai pusat Halal global yang diikuti dengan kegiatan sukses lainnya di tengah situasi yang menantang ini,” lanjutnya.

MIHAS 2021 telah dimulai sesuai jadwal dengan melakukan kegiatan peninjauan yang diselenggarakan oleh MATRADE pada setiap hari rabu dari 11 Agustus hingga 1 September. MIHAS 2021 beekerja sama dengan mitra kolaboratif seperti Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB), Standard Chartered Bank Malaysia Berhad, Halal Development Corporation Berhad (HDC) dan CIMB Bank Berhad (CIMB).

MIHAS

Malaysia bagikan wawasan tentang ekonomi halal (FOTO: ISTIMEWA)

Sesi lanjutan dimulai dengan pertemuan para eksportir Malaysia bersama Komisi Perdagangan MATRADE dari berbagai macam negara seperti Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika Utara, Afrika Barat, Asia Tengah dan Eropa. Adapun tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk memperdalam potensi perdagangan ekspor Halal dengan lebih lanjut, dimana MIHAS akan berperan sebagai fasilitator.

Selain itu ada pula rangkaian dialog yang mengangkat berbagai topik mengenai Halal yang dipaparkan dengan sangat baik. Misalnya topik pembiayaan syariah, inovasi dan keberlanjutan bisnis, teknologi digital, dan peran pengusaha perempuan dalam ekonomi Halal. Berbagai tokoh ternama seperti tokoh pembuat kebijakan publik, perencanaan strategis, praktisi terpandang serta pemimpin industri juga konten kreator akan hadir dan saling berbagi perspektif dan pemikiran mereka yang akan disiarkan langsung selama tiga hari.
Acara MIHAS tahun ini akan diadakan dari tanggal 9 September hingga 31 Desember 2021. Dilengkapi dengan kemampuan digital, MIHAS telah menghilangkan hambatan yang timbul akibat pandemi dengan memungkinkan para peserta pameran, pengunjung, dan partisipan dapat dengan bebas berjejaring melalui sesi mitra bisnis berbasis AI, terhubung dengan zona lintas waktu melalui obrolan langsung yang tersedia 24 jam sehari - tujuh hari seminggu.
Semua juga bisa menyaksikan berbagai jenis pameran produk dan layanan, juga mengikuti webinar dengan aman dan nyaman dari rumah di negaranya masing-masing. Berbagai merek yang dipamerkan juga akan mendapat manfaat dari akses data penting secara real-time untuk analisis dan pengembangannya agar dapat senantiasa kompetitif di era digital saat ini.
“Sebanyak 25 perusahaan lokal Indonesia siap berpartisipasi dalam MIHAS 2021 dengan tujuan untuk mengintegrasikan perusahaan Indonesia dalam rantai pasokan Halal global dengan bantuan KBRI di Malaysia,” kata Har Man Ahmad selaku Trade Commissioner MATRADE Jakarta.
Hadir dengan tema ‘Empowering Halal, Tomorrow, Together’ MIHAS 2021 akan berpusat pada 12 pilar utama, termasuk di dalamnya pendidikan, farmasi, penyedia jasa dan layanan, waralaba, fesyen, keuangan syariah, kosmetik dan produk perawatan pribadi, media dan rekreasi, pariwisata ramah muslim, e-commerce dan teknologi pangan. (Avia)

#Malaysia #Indonesia Malaysia #Perdagangan Bebas #Neraca Perdagangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Aktivis Malaysia Demo di KBRI Tuntut Pemerintah Indonesia Atasi Kebakaran Hutan
Mereka menuntut pemerintah Indonesia menyelesaikan permasalahan kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Aktivis Malaysia Demo di KBRI Tuntut Pemerintah Indonesia Atasi Kebakaran Hutan
Indonesia
Mendag Ingin Harga Minyak Terkendali, Neraca Perdagangan Bisa Tetap Surplus
Pemerintah tidak hanya mengandalkan kondisi harga minyak untuk menjaga surplus perdagangan, tetapi juga akan terus mendorong peningkatan ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Mendag Ingin Harga Minyak Terkendali, Neraca Perdagangan Bisa Tetap Surplus
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Juni tercatat sebesar USD 24,39 miliar, meningkat 8,68 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang sebesar USD 22,45 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Bagikan