Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Makna Warna Merah saat Perayaan Imlek

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 13 Januari 2023
Makna Warna Merah saat Perayaan Imlek

Warna merah selalu menjadi hal yang identik dan lekat dengan perayaan Imlek. (Foto: Pexels/Hong Son)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SABAN jelang Imlek, pernak-pernik berwarna merah mendominasi di sekitar kita. Mulai dari baju, lampion, hiasan bunga Mei Hua, angpao, sampai petasan. Kelenteng dan beberapa bagian bangunan lain yang berkaitan dengan kebudayaan Tionghoa juga ikut dicat dengan warna merah.

Tentu banyak orang yang sudah sadar bahwa Imlek dan merah itu selalu lekat, ibarat buah dan kulitnya. Namun, pernahkah kamu bertanya, sebenarnya apa makna warna merah saat perayaan Imlek?

Mengacu laman Prestige Online, sejak zaman dulu, masyarakat Tiongkok percaya bahwa warna memainkan peran penting dalam kehidupan. Tiap warna memiliki kaitannya sendiri dengan unsur-unsur alam.

Misalnya merah melambangkan api, kuning mewakili tanah, hijau atau biru menyimbolkan kayu, putih menandakan logam, dan hitam menggambarkan air.

Baca juga:

Sambut Tahun Kelinci Air, UNIQLO Hadirkan Koleksi Spesial Imlek

imlek warna merah
Warna merah juga kerap ditemukan dalam sebuah amplop yang disebut sebagai angpao. (Foto: Pexels/Rodnae Productions)

Nah, selain melambangkan api, warna merah juga erat kaitannya dengan keberuntungan, kesejahteraan, serta kekuatan. Warna ini juga menjadi warna tradisional suku Han, kelompok etnis mayoritas di Tiongkok.

Warna merah juga terkait dengan salah satu mitos terkenal di Tiongkok, loh. Syahdan, pada zaman dahulu kala, hiduplah monster yang disebut dengan Nian. Menurut legenda, monster ini datang setiap awal musim semi (sekira Februari) dan mengacau permukiman warga. Nian akan memangsa anak-anak dan memakan hasil panen.

Suatu hari, ada warga yang melihat Nian ketakutan dan pergi ketika bertemu seorang anak berbaju merah. Sejak saat itu, warga pun menghias desa serta rumah mereka dengan lampion dan memakai pakaian berwarna merah.

Ini sebentuk harapan agar Nian tidak lagi datang lain waktu atau tahun berikutnya. Selain itu, warna merah juga menjadi perayaan bahwa mereka telah berhasil melawan Nian atau si monster itu. Kata 'nian' juga berarti 'tahun', yang bisa juga bermakna seseorang telah melewati tahun baru.

Oleh sebab itu, hingga hari ini, ketika perayaan Imlek tiba, mayoritas orang mengenakan dan memasang warna merah untuk meningkatkan keberuntungan serta mengusir energi jahat. Masyarakat juga saling menyapa sambil berkata 'gong xi fa cai' yang berarti 'selamat' atau 'semoga Anda makmur atau kaya'.

Sementara di kalangan masyarakat Tionghoa yang bergaul rapat dengan orang Betawi di Jakarta, sapaannya 'sin tjun kiong hie' atau 'selamat musim semi baru'. Meskipun berbeda ucapan, kelompok ini juga mengenakan warna merah saat perayaan Imlek atau yang lebih sering mereka sebut sebagai Sin Tjia (Sin Cia).

Baca juga:

Filosofi Imlek Penuh dengan Harapan Baik

imlek warna merah
Ketika perayaan Imlek tiba, mayoritas orang mengenakan dan memasang warna merah untuk meningkatkan keberuntungan serta mengusir energi jahat. (Pexels/Hong Son)

Warna merah juga kerap ditemukan dalam sebuah amplop yang disebut sebagai angpao. Kata ini diambil dari kata 'hong bao' yang berarti 'kantong merah'. Angpao biasanya berisi sejumlah uang.

Pemberian angpao bertujuan agar penerimanya selalu bahagia, sehat, dan makmur sepanjang tahun. Biasanya angpao diberikan kepada anak-anak, remaja, dan pekerja yang belum menikah. Angpao juga biasa diberikan oleh keluarga kepada kakek atau nenek.

Warna merah akan terus terlihat menyala hingga hari ke-15 perayaan Imlek. Hari ini menjadi tanda berakhirnya festival musim semi sejak awal pergantian tahun. Hari ke-15 ini disebut sebagai Cap Go Meh.

Biasanya, masyarakat merayakan Cap Go Meh dengan berbagai kegiatan. Ada yang mengadakan festival lampion pada malam hari. Ada pula yang menonton penampilan Barongsai. Selain Cap Go Meh, Barongsai juga kerap muncul untuk menghibur masyarakat di hari perayaan Imlek. Dan, sekali lagi, semuanya didominasi warna merah.

Kurang dari dua minggu lagi kita akan segera menyambut hari raya Imlek. Perayaan menuju tahun kelinci air tersebut akan jatuh pada Minggu, 22 Januari ini. Kini kamu sudah tahu makna warna merah. Semoga kamu bisa menghayati Imlek lebih dalam. (mcl)

Baca juga:

Ribuan Lampion sudah Dinyalakan, Warga Kota Solo Antusias Berfoto

#Lipsus Januari 2023 Budaya Indonesia #Perayaan Imlek Di Indonesia #Imlek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Perhelatan Festival Cap Go Meh 2026 yang puncaknya berlangsung pada 3 Maret 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Indonesia
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Prosesi pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Irene dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar China di Jakarta, Wang Siping.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Indonesia
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Pertunjukan seni hingga kolaborasi lintas budaya mewarnai perhelatan Imlek Festival pertama di Indonesia yang berskala nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Anak-anak bermain dekat instalasi Kuda Api Imlek 2026 di Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Indonesia
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Wahyudi memprediksi atmosfer kebun binatang akan berubah drastis menjadi lebih tenang dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Indonesia
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Wagub Rano optimistis saat Ramadan hingga Idul Fitri, perputaran ekonomi di Jakarta tembus lebih Rp 20 triliun. Apalagi, masih ada libur hari raya Nyepi.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Indonesia
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Rute Yogya-Jakarta jadi yang paling diminati.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Indonesia
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Kabar baik bagi pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa berlakunya habis pada libur nasional Imlek 2026, Senin-Selasa, 16-17 Februari kemarin.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Indonesia
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Atraksi budaya tersebut menyapa langsung para penumpang Kereta Cepat Whoosh di area keberangkatan dan kedatangan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Bagikan