MerahPutih.com - Perputaran ekonomi di Jakarta selama libur perayaan Imlek 2026 mencapai Rp 9 triliun, sekaligus mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat dalam momentum budaya dan keagamaan.
“Kegiatan Imlek kemarin, perputaran ekonomi di Jakarta Rp 9 triliun,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno, kepada awak media di Jakarta, Rabu (18/2).
Baca juga:
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Kemeriahan Festival Imlek Jakarta 2026
Sejak akhir pekan kemarin, Pemprov Jakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan perayaan Imlek 2026, antara lain Festival Imlek Jakarta di Bundaran HI pada 13–17 Februari.
cara ini menampilkan atraksi budaya seperti 3D lantern 12 shio, harmony lantern walk, pagoda LED Cahaya Harmoni, God of Fortune Cai Sen Ye, liong dance, parade barongsai, serta pertunjukan laser.
Ada pula Lomba Dekorasi Imlek Jakarta diikuti 98 gedung untuk memperindah wajah kota. Ada pula Festival Pecinan Jakarta di TMII, Harmoni Jakarta di Blok M Hub, serta Semarak Imlek Nasional dengan video mapping di Monas.
Baca juga:
AS Tetapkan Ramadan Rabu 18 Februari, Apakah Prabowo Ikut Sahur Hari Ini?
Target Perputaran Ekonomi Sampai Lebaran Rp 20 Triliun
Wagub Rano optimistis saat Ramadan hingga Idul Fitri, perputaran ekonomi di Jakarta bisa menembus lebih dari Rp 20 triliun. Apalagi, lanjut dia, di antara periode itu masih ada libur hari raya Nyepi.
"Nanti, tanggal 8 Maret akan ada Nyepi, ekonomi Jakarta akan bergerak," tandas Bang Doel, sapaan akrab Wagub, dilansir Antara. (*)

