Makanan yang Mampu Mengembalikan Fokus Anak

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 05 November 2021
Makanan yang Mampu Mengembalikan Fokus Anak

Makanan yang mampu mengembalikan fokus anak. (Foto: Pexels/Katerina Holmes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NUTRISI yang terkandung dalam setiap makanan yang dikonsumsi anak memainkan peran penting bagi aktivitasnya sepanjang hari. Selain butuh asupan makanan yang baik saat sarapan, anak-anak juga perlu makan siang guna memulihkan kembali tenaga mereka setelah beraktivitas.

Selain itu, asupan makan siang yang tepat membantu mereka meningkatkan fokus untuk melanjutkan aktivitas belajar. Berikut beberapa menu makan siang yang baik untuk meningkatkan kembali fokus anak, dilansir dari laman Huffpost.

Baca juga:

Jaga Kesehatan Mata Anak dengan Metode 20:20

1. Jeruk

Jeruk. (Foto: Pexels/Jessica Lewis)
Jeruk. (Foto: Pexels/Jessica Lewis)

Jika anak kamu menyukai buah, jeruk bisa menjadi camilan atau pelengkap makan siang yang ideal. Sebab jeruk merupakan sumber vitamin C yang tak hanya mengandung antioksidan tinggi. Tapi terbukti dapat meningkatkan fokus, konsentrasi dan meningkatkan fungsi memori.

Dengan mengonsumsi satu buah jeruk berukuran besar, kamu bisa mendapatkan asupan vitamin C dengan kadar cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Asupan vitamin C juga mampu mendukung sistem kekebalan tubuh anak, terlebih saat mereka harus kembali beraktivitas di sekolah akhir-akhir ini.

Menjaga fokus dan konsentrasi anak menjadi suatu tantangan tersendiri bagi para orangtua. Namun yang tak kalah menyulitkan adalah saat anak mengalami gejala pilek dan flu. Kamu sebagai orangtua harus membantu anak untuk mengejar ketertinggalan dalam proses belajar.

Selain baik untuk menjaga konsentrasi dan kebutuhan vitamin C anak, jeruk juga dapat mencegah bahkan menjauhkan anak dari risiko penyakit. Jus jeruk bisa menjadi salah satu alternatif yang dapat menggantikan sumber vitamin C yang terkandung di jeruk.

Baca juga:

Deretan Manfaat Membiasakan Anak Mencuci Tangan

2. Daging sapi panggang

Daging sapi panggang. (Foto: Pexels/Valeria Boltneva)
Daging sapi panggang. (Foto: Pexels/Valeria Boltneva)

Makan siang yang disajikan harus memiliki gizi dan karbohidrat yang seimbang. Mulai dari buah-buahan, sayuran , dan protein harus terdapat di dalamnya. Kandungan protein bisa didapatkan dari beberapa makanan yang berbeda. Namun ahli gizi lebih menyarankan untuk menyajikan daging sapi panggang bersamaan dengan menu lainnya.

Terdapat dua mineral yang baik untuk meningkatkan fokus pada anak, yaitu zat besi dan seng. Namun banyak orangtua yang belum dapat memenuhi kebutuhan dua mineral tersebut. Alhasil, banyak anak-anak kekurangan dua hal itu. Daging sapi panggang bisa kamu kreasikan sebagai tambahan dari roti lapis dilengkapi beberapa sayuran.

3. Kacang kenari dan blueberry

Daging sapi panggang. (Foto: Pexels/Valeria Boltneva)
Daging sapi panggang. (Foto: Pexels/Valeria Boltneva)

Kacang kenari dan blueberry dapat dijadikan alternatif camilan sehat untuk melengkapi menu makan siang utama anak. Kacang kenari yang kaya akan lemak omega baik untuk kesehatan otak dan membantu anak lebih cepat merasa kenyang. Hal ini membuat anak menjadi lebih fokus dalam mencerna pelajaran.

Sedangkan blueberry memiliki antioksidan yang tinggi sehingga dapat menjaga kondisi tubuh tetap dalam keadaan yang baik. Blueberry merupakan salah satu buah yang cenderung disukai anak-anak karena memiliki rasa manis. (cit)

Baca juga:

Cara Tingkatkan Imun Anak selama Pandemi

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan