Kesehatan

Makanan Terbaik untuk Pasien Hipertensi

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 30 Juni 2023
Makanan Terbaik untuk Pasien Hipertensi

Hipertensi merupakan faktor paling umum yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.(foto: unsplash_mufid majnun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGIKUTI diet jantung sehat disarankan untuk semua orang dengan tekanan darah tinggi, termasuk pasien yang sedang menggunakan obat penurun tekanan darah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor paling umum yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.


“Lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi yang didefinisikan lewat tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik,” jelas Healthline. Tekanan darah sistolik pengidap tekanan darah tinggi akan menunjukkan hasil tes tekanan darah lebih dari 130 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik dengan hasil tes lebih besar dari 80 mmHg.

BACA JUGA:

Darah Tinggi Akibat Banyak Makan Kambing? Netralisir Dengan 4 Makanan Ini!

Obat menjadi pengontrol paling umum digunakan untuk mengurangi tingkat tekanan darah. Namun, perubahan gaya hidup, termasuk modifikasi pola makan dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah ke kisaran optimal dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Maka itu, diet menjadi penting untuk menurunkan tekanan darah dan mempertahankan tingkat optimal. Seperti dikabarkan Healthline, mengonsumsi makanan tertentu saat diet, terutama yang tinggi nutrisi spesifik, seperti potasium dan magnesium dapat mengurangi tingkat tekanan darah. Healthline merekomendasikan beberapa makanan terbaik untuk pasien tekanan darah tinggi.

1. Buah Citrus

obat
Obat menjadi pengontrol paling umum digunakan untuk mengurangi tingkat tekanan darah.(foto: unsplash/ksenia yakovleva)


Buah citrus terdiri dari grapefruit, jeruk, dan lemon. Buah ini memiliki efek penurun tekanan darah yang kuat. Mereka kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sebuah studi menunjukkan minum jus jeruk dan grapefruit dapat membantu mengurangi tekanan darah, tetapi dapat mengganggu obat penurun tekanan darah. Jadi, sebaiknya konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum kamu menambahkan buah ini ke daftar makananmu.


2. Salmon dan ikan berlemak


Ikan berlemak menjadi sumber lemak omega-3 yang sangat baik dan memiliki manfaat untuk kesehatan jantung yang signifikan. Lemak pada ikan dapat membantu mengurangi tingkat tekanan darah dengan mengurangi peradangan dan menurunkan tingkat senyawa konstriksi pembuluh darah yang disebut oxylipins.

BACA JUGA:
5 Cara Efektif Turunkan Tekanan Darah


3. Biji labu


Walaupun biji labu memiliki ukuran yang kecil, tetapi sangat kaya akan nutrisi. Biji labu adalah sumber nutrisi terkonsentrasi yang penting untuk mengontrol tekanan darah, termasuk magnesium, potassium, dan arginin. Minyak biji labu juga telah terbukti sebagai obat alami yang ampuh untuk tekanan darah tinggi.


4. Beri

ikan salmon
Lemak pada ikan dapat membantu mengurangi tekanan darah.(foto: unsplash/ca creative)


Buah beri telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan yang mengesankan, termasuk potensinya untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi. Dengan kandungan sumber antioksidan yang kaya, termasuk anthocyanin, merupakan pigmen yang memberi warna cerah pada buah beri.(vca)

BACA JUGA:

Tekanan Darah Tinggi? 3 Hal Ini Bisa Selamatkan Hidupmu

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan