Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Makan Berlebih biar enggak Wamil, Pria Korsel Dihukum

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 26 November 2024
Makan Berlebih biar enggak Wamil, Pria Korsel Dihukum

ilustrasi obesitas. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KOREA Selatan (Korsel) menghukum seorang pria karena makan berlebih. Pangkal masalahnya bukan semata-mata pada makan berlebih, melainkan alasan ia melakukan itu untuk menghindari wajib militer (wamil). Pria itu dikabarkan makan dan terus makan hingga menjadi obesitas dalam upayanya mangkir wamil. Namun, setelah diancam akan masuk penjara, pria obesitas itu malah berjanji untuk melakukan wajib militer.

Pria yang tidak disebutkan identitas itu dijatuhi hukuman satu tahun penjara, tapi ditangguhkan selama dua tahun, oleh pengadilan di Seoul karena melanggar Undang-Undang Wajib Militer. Dalam keputusan yang dikeluarkan pada 13 November lalu, si pria dinyatakan tidak menjalankan tugas aktif pada Juni tahun lalu karena berat badannya mencapai 102 kilogram dengan indeks massa tubuh yang diklasifikasikan sebagai obesitas. Pengukuran itu diambil enam tahun setelah ia dianggap layak untuk menjalani wajib militer setelah menjalani pemeriksaan fisik awal.

"Terdakwa mengonsumsi makanan berkalori tinggi, melipatgandakan porsi makannya, menahan diri dari pekerjaan yang menuntut fisik seperti pekerjaan pengiriman paket. Ia juga minum air dalam jumlah besar sebelum pengukuran untuk meningkatkan berat badannya dengan sengaja," kata hakim dalam putusannya, seperti dilansir CNN.

Pria itu, yang usianya tidak diungkapkan pengadilan, disebut dalam putusan, akhirnya berjanji memenuhi tugas militernya dengan tulus.

Baca juga:

V BTS Dituduh Dapat Perlakuan Khusus di Wamil, Kemenhan Korsel Beri Bantahan



Seorang teman yang mendorong pria itu untuk melakukan pola makan radikal dijatuhi hukuman penjara enam bulan, ditangguhkan selama satu tahun, karena membantu dan bersekongkol dalam pelanggaran tersebut.

Sejak Perang Korea, hampir semua pria berbadan sehat di Korea Selatan diwajibkan untuk mengikuti wajib militer setidaknya selama 18 bulan pada saat mereka berusia 28 tahun. Persyaratan itu telah lama menjadi topik yang diperdebatkan. Ratusan orang yang menolak wajib militer telah dipenjara selama bertahun-tahun. Menurut Amnesty International, banyak di antara mereka yang menolak wajib militer karena alasan agama.

Wamil juga telah mengganggu karier banyak bintang olahraga dan musik terkemuka, termasuk fenomena K-pop BTS, yang hiatus pada 2022 untuk melakukan wajib militer.

Kasus menambah berat badan dengan sengaja bukan kali pertama terjadi. Seperti dilaporkan Yonhap pada 2018, ada puluhan kasus serupa. Beberapa bahkan sengaja mengurangi berat badan, berpura-pura sakit jiwa, membuat tato di seluruh tubuh, atau melukai diri sendiri untuk mendapatkan pengecualian. Sejak saat itu, militer menjadi lebih toleran terhadap tato sehingga menutup celah untuk menghindari wajib militer.

Mahkamah Konstitusi memutuskan pada 2018 bahwa pemerintah harus memberikan peran sipil alternatif bagi mereka yang menolak untuk mengangkat senjata karena alasan agama atau politik. Namun, rancangan tersebut tetap kontroversial, bahkan menjadi titik nyala dalam perang gender nan memanas.

Perang gender dipicu kebjikan yang membebaskan para perempuan dari wajib militer. Sementara itu, perempuan sukarelawan hanya berjumlah 3,6 persen dari militer Korea.

Hal itu membuat banyak pria marah, termasuk blok ‘antifeminis’ yang vokal yang berpendapat bahwa wajib militer memberikan keuntungan yang tidak adil bagi perempuan di pasar kerja yang sangat kompetitif di ‘Negeri Ginseng’.(dwi)

Baca juga:

Cerita Penyanyi Korea Selatan Dilarang Masuk Negaranya karena Dituduh Kabur Wamil

#Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Olahraga
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Link live streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan akan dimulai Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya berusaha mengamankan babak 32 besar.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Simak jadwal piala dunia 2026 malam ini18-21 Juni 2026. Ada laga Inggris vs Kroasia, Brasil vs Haiti, Jerman vs Pantai Gading hingga Spanyol vs Arab Saudi
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Olahraga
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Pelatih Hong Myung-Bo menginstruksikan anak asuhnya tampil menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas penyerang sayap Meksiko, Julian Quinones
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Bagikan