Mahkamah Arbitrase Tolak Klaim Tiongkok Atas Laut China Selatan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 13 Juli 2016
Mahkamah Arbitrase Tolak Klaim Tiongkok Atas Laut China Selatan

Foto ilustrasi (Foto BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Filipina memenangkan gugatan atas sengketa Pulau Spartly dalam pengadilan tribunal di Den Haag, Amsterdam, Belanda. Hal itu setelah Pengadilan Arbitrase Internasional menolak klaim Tiongkok atas Laut China Selatan. 

Dikutip dari BBC, dalam keputusan yang dikeluarkan hari Selasa (12/7), Mahkamah Arbitrase di Den Haag, Belanda, memutuskan bahwa klaim historis Tiongkok di Laut Cina Selatan tak memiliki landasan hukum.

Mahkamah juga menyatakan Tiongkok telah melanggar hak kedaulatan Filipina dengan membangun pulau-pulau buatan beberapa tahun terakhir. Pengadilan juga mengatakan Tiongkok membahayakan lingkungan karang karena membangun pulau buatan. Dan, reklamasi pulau yang dilakukan Tiongkok di perairan ini tidak memberi hak apa pun kepada pemerintah Tiongkok.

Namun, pihak Tiongkok menyatakan keputusan pengadilan itu cacat hukum dan tidak akan mengakuinya. Xinhua menyatakan Pemerintah di Beijing tidak mengakui keputusan pengadilan yang dianggap lemah itu.   

Di lain pihak, Filipina menyatakan lega dengan keputusan Mahkamah Arbitrase yang telah mengembalikan hak-hak dan kedaulatan negara Filipina. Namun, Pemerintah di Manila meminta semua pihak tidak merayakan kemenangan ini secara berlebihan. 

BACA JUGA:

  1. TB Hasanudin: Selesaikan Konflik Laut China Selatan Lewat Jalan Damai
  2. Koran Filipina Buat Karikatur Sindiran Jokowi Vs Tiongkok
  3. Sebelum Ditangkap, Kapal Tiongkok Berulang Kali Diperingatkan
  4. Menteri Susi Apresiasi Penangkapan Kapal Tiongkok di Natuna
  5. Kronologi Penangkapan Kapal Nelayan Tiongkok di Natuna
#Perbatasan #Tiongkok #Filipina #Laut China Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Istana juga menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian dalam proses tersebut adalah pernyataan bahwa Mary Jane tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Dunia
Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kapal terbakar di lautan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Dunia
Pengadilan Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina, Hadapi 3 Dakwaan
Duterte, 48 tahun, menjadi wakil presiden ke-15 dan termuda di negara Asia Tenggara saat terpilih mendampingi Marcos pada 2022 untuk masa jabatan tetap enam tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Pengadilan Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina, Hadapi 3 Dakwaan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Dunia
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
China melarang Gilberto Teodoro Jr, istri, dan anaknya memasuki wilayah China daratan, Hong Kong, maupun Makau.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
Dunia
21 Orang Tewas Akibat Bangunan Ambruk di Filipina
Pemerintah kota tengah menyelidiki penyebab insiden tersebut, kata para pejabat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
21 Orang Tewas Akibat Bangunan Ambruk di Filipina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Beredar informasi yang menyebut Indonesia pimpin negara ASEAN untuk mengambil alih Laut China Selatan. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Indonesia
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Filipina akan mendorong pembahasan terkait ketahanan energi di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Bagikan