MADMAX Rilis EP Perdana 'Neither The Same', Angkat Kisah Girlhood dan Perjalanan Emosional

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
MADMAX Rilis EP Perdana 'Neither The Same', Angkat Kisah Girlhood dan Perjalanan Emosional

MADMAX lepas EP perdana. (foto: dok/madmax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - MADMAX resmi memperkenalkan EP perdana bertajuk Neither The Same. Melalui lima lagu yang saling berkaitan, kuartet yang diperkuat Vika (vokal, rhythm guitar), Nadya (drum), Vierdha (bass), dan Amaranindya (lead guitar) mengajak pendengar merenungkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan ruang untuk saling memahami, tumbuh bersama, dan membangun hubungan yang lebih bermakna.

EP ini lahir dari berbagai pengalaman yang membentuk perjalanan para personelnya, mulai dari kenangan masa kecil, kisah-kisah personal, hingga dinamika persahabatan yang mereka jalani sebagai sebuah band.

Seluruh pengalaman tersebut kemudian dirangkai menjadi narasi yang menggambarkan bahwa setiap individu memiliki latar belakang dan perjalanan hidup yang berbeda, tetapi tetap dapat dipersatukan oleh tujuan serta mimpi yang sama.

Baca juga:

Featuz Rilis EP 'Home Again', Hadirkan Refleksi tentang Arti Rumah, Cinta, dan Kehidupan

Proses penggarapan Neither The Same dimulai sejak awal 2024. Dua lagu pertama ditulis lebih dahulu, sementara tiga lagu lainnya berkembang secara bertahap sepanjang 2025 hingga 2026.

Dalam proses kreatif tersebut, MADMAX menemukan benang merah yang menjadi fondasi EP ini, yakni perjalanan untuk kembali mengenang masa kecil, memahami pengalaman pribadi, serta merefleksikan berbagai peristiwa yang membentuk diri mereka hingga saat ini.

Mengangkat Tema Girlhood hingga Keberanian Menentukan Pilihan

Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas mengenai girlhood, pergulatan emosi, keberanian mengambil keputusan, jatuh cinta, menetapkan batasan dalam hubungan, menghadapi pikiran sendiri, hingga memilih untuk tetap percaya pada cinta di tengah berbagai pengalaman hidup.

Makna itu juga tercermin dalam judul Neither The Same.

Bagi MADMAX, setiap personel hadir dengan pengalaman, karakter, dan proses pendewasaan yang berbeda. Namun, alih-alih menciptakan jarak, keberagaman tersebut justru memperkuat ikatan mereka sebagai sebuah band.

Konsep tersebut kemudian diterjemahkan melalui gagasan Broken Shells and Trinkets, yang memaknai pecahan cangkang sebagai simbol fragmen kehidupan yang berisi kenangan, kesalahan, pelajaran, serta momen-momen sederhana yang perlahan membentuk identitas seseorang.

Tetap Mengusung Identitas Dream-Pop dan Noise-Pop

Dari sisi musikal, EP ini tetap mempertahankan karakter dream-pop dan noise-pop yang menjadi identitas MADMAX.

Warna musik tersebut diperkaya oleh berbagai referensi dari musisi seperti Alvvays, beabadoobee, Clairo, Fontaines D.C., The Smashing Pumpkins, The Cure, Yo La Tengo, hingga Swellow.

Meski sejak awal telah memiliki arah musikal yang jelas, proses rekaman berlangsung secara organik dengan banyak ide spontan yang muncul dari para personel maupun produser.

Hasilnya, setiap lagu menghadirkan nuansa yang segar tanpa meninggalkan karakter utama MADMAX.

Baca juga:

MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya

Melalui Neither The Same, MADMAX berharap para pendengar dapat menemukan potongan cerita yang relevan dengan kehidupan mereka sendiri.

EP ini diharapkan menjadi teman bagi siapa pun yang sedang mencari ruang untuk merasa dipahami, lebih percaya diri menjadi diri sendiri, atau sekadar menyadari bahwa mereka tidak menjalani semuanya sendirian.

Sebagai tindak lanjut dari perilisan EP perdana ini, MADMAX juga telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan.

Agenda tersebut meliputi showcase, release party, peluncuran merchandise eksklusif berupa kaus dan pin, hingga rencana merilis Neither The Same dalam format fisik. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
'Bass Persuades' menyimpan kritik terhadap kebiasaan manusia modern yang terlalu terpaku pada layar ponsel.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
ShowBiz
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya berhasil meraih banyak hal yang selama ini ia perjuangkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
ShowBiz
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
The Sounds Project Vol. 9 di Ancol menghadirkan lebih dari 120 musisi di tujuh panggung, kolaborasi, nostalgia, serta program pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
ShowBiz
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
Di balik kemegahan kolaborasinya, Joseph membawa keresahan tentang perang, kematian, kekerasan, agama, serta siklus kehancuran yang terus berulang.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
ShowBiz
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
Gerard Way mengungkap My Chemical Romance masih ingin membuat rekaman baru. Ia belum tahu kapan musik baru tersebut akan terwujud.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
ShowBiz
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
Mark Lee memperkenalkan karya solo terbaru 'My Friend', lagu yang mengangkat kisah tentang persahabatan, kesetiaan, dukungan, dan kehadiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
Bagikan