Teknologi

MacOS Catalina Tak Terima Selain yang di Apps Store

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 31 Desember 2019
MacOS Catalina Tak Terima Selain yang di Apps Store

MacOS Catalina Akan Membatasi Penggunaan Aplikasi Di Luar Apple App Store (Foto Official Apple Website)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UPDATE terbaru yang dilakukan oleh Apple adalah MacOS Catalina. Banyak yang berubah melalui update ini. Selain antarmuka yang lebih sederhana, dan beberapa fitur yang hilang dan tergabung seperti iTunes yang bisa diakses pada menu Finder.

Kabarnya Apple akan perketat aplikasi yang bisa digunakan di MacOS Catalina. Ini menjadi pro dan kontra bagi para pengguna aplikasi di luar Apple App Store.

Baca Juga:

NASA Rencanakan Misi Pencarian Bumi Kedua dengan Alat Ini

komputer
Perkenalan MacOS Catalina di Apple Worldwide Developer Conference 2019 (Foto Cut Off Mac)


Laman Forbes menuliskan, Apple akan memperketat MacOS Catalina dengan membuat update untuk pengesahan prasyarat aplikasi Apple. Secara eksluusif gawai seperti MacBook Pro, MacBook Air, iMac, dan Mac Pro akan membatasi dari aplikasi di luar Apple App Store.

Bisa jadi performa dalam menggunakan aplikasi di luar Apple App Store tak akan berjalan mulus pada MacOS Catalina. Hal ini tentu menjadi pro dan kontra bagi para pengguna gawai Apple yang menggunakan aplikasi di luar App Store.

Pada bulan Juni mereka sudah mengumumkan bahwa semua software yang ada di luar Apple App Store harus disahkan oleh Apple agar dapat berjalan dengan lancar di MacOS. Kemudian pada September, untuk pemakai yang menggunakan gawai Apple yang tidak support untuk catalina, updatenya akan dinonaktifkan untuk sementara demi mengoptimalkan OS anyar itu. Nanti pada tanggal 3 Februari 2020, mereka akan mulai melakukan pensahan prasyarat aplikasi di luar Apple App Store pada update terbaru MacOS Catalina.

Baca Juga:

Tahun Depan Akan Ada Pesaing GPS? Yuk Intip Bocorannya

komputer
Antarmuka dari MacOS Catalina (Foto Official Apple Website)


MacOS Catalina adalah salah satu update terbaru yang dibuat oleh Apple pada tahun 2019. OS ini mengalami perubahan fitur dan antarmuka. Kemudian Apple memulai untuk menghentikan dukungan aplikasi berbasis 32-bit, hal ini tentu membuat penggunanya harus menggunakan aplikasi berbasis 64-bit pada OS terbaru tersebut. Hal itu perlu pensahan prasyarat aplikasi Apple membuat pengguna menjadi lebih terbatas dalam memasukkan aplikasi ke dalam gawainya.

Tetapi jika dilihat dari sisi positifnya, keputusan yang dibuat oleh Apple tersebut membuat pengguna akan lebih merasa aman untuk mendapatkan pengalaman terbaik dalam menggunakan gawai Apple. (dnz)


Baca Juga:

White Ops Menemukan 100 Aplikasi Berbahaya

#Mac #IMac #Komputer #Apple
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Tekno
Monitor Portabel Terbaik untuk Kerja Remote dan Perjalanan di 2026
Simak rekomendasi monitor portabel untuk kerja remote, traveling, meeting, hingga desain grafis lengkap dengan tips memilih terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 09 Mei 2026
Monitor Portabel Terbaik untuk Kerja Remote dan Perjalanan di 2026
Tekno
Bocoran iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Uji Layar Lengkung dan Desain Full Screen
Apple sedang menyiapkan iPhone edisi 20 tahun. Kabarnya, HP tersebut akan hadir dengan layar lengkung di empat sisi.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Bocoran iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Uji Layar Lengkung dan Desain Full Screen
Lifestyle
Deretan Pemain Baru Film Liminal Adaptasi Novel Grafis Berjudul Telepath
Cerita film Liminal mengambil latar dunia yang berubah drastis setelah gangguan elektromagnetik misterius terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Deretan Pemain Baru Film Liminal Adaptasi Novel Grafis Berjudul Telepath
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Malah Turun Kasta Demi Hemat Biaya, Jadi Produk 'Low Budget'?
Meskipun tetap mengusung nama A20, Apple kemungkinan besar menggunakan metode chip binning atau pengurangan jumlah inti (core) aktif
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
iPhone 18 Dirumorkan Malah Turun Kasta Demi Hemat Biaya, Jadi Produk 'Low Budget'?
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Tekno
iPhone 18 Pro Dikabarkan Pakai Chip A20 Pro 2nm, Performa Makin Kencang!
iPhone 18 Pro dikabarkan menggunakan chip A20 Pro 2nm. Performa HP tersebut bakal makin kencang.
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
iPhone 18 Pro Dikabarkan Pakai Chip A20 Pro 2nm, Performa Makin Kencang!
Tekno
iPhone Fold Siap Meluncur, Apple Ungkap Rahasia Layar Tanpa Lipatan
iPhone Fold dikabarkan segera meluncur dengan teknologi layar tanpa lipatan. Apple gunakan material canggih untuk atasi masalah crease pada smartphone lipat.
ImanK - Selasa, 14 April 2026
iPhone Fold Siap Meluncur, Apple Ungkap Rahasia Layar Tanpa Lipatan
Tekno
iPhone 18 Pro Bakal Punya Dynamic Island Lebih Kecil dan Face ID Bawah Layar
iPhone 18 Pro akan memiliki Dyanmic Island lebih kecil. Lalu, Face ID juga berada di bawah layar.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
iPhone 18 Pro Bakal Punya Dynamic Island Lebih Kecil dan Face ID Bawah Layar
Bagikan