Maatje Benassi, Orang Pertama yang Diduga Menularkan COVID-19

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Maret 2020
Maatje Benassi, Orang Pertama yang Diduga Menularkan COVID-19

Maatje Benassi (kiri) dalam perlombaan CISM Military World Games tahun 2013 (Foto: armedforcessports.defense)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMPAI saat ini asal mula COVID-19 masih sangat hangat untuk diperbincangkan. Berbagai negara berusaha menelusuri dan menganalisis apa penyebab dari virus yang menjadi pandemi ini, termasuk mencari pasien 0 atau manusia pertama yang terindikasi menjadi carrier atau penular virus Corona.

Karena dengan mengetahuinya, peneliti bisa mencari tahu penyebab dan bisa membuat vaksin yang paling tepat untuk menyembuhkan virus Corona. Kalau selama ini kita mengira bahwa virus ini berasal dari Wuhan, ternyata ada sebuah rumor yang menyebutkan bahwa justru pasien 0 COVID-19 adalah seorang perempuan asal AS bernama Maatje Benassi.

Baca juga:

Belum Selesai Virus Corona, Kini Muncul Hantavirus

Dilansir dari laman Global Times, masyarakat Tiongkok mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk merilis informasi kesehatan Benassi yang datang ke Wuhan pada Oktober 2019 yang lalu. Siapa sebenarnya Maatje Benassi? Sampai ia dikatakan sebagai pasien 0 untuk COVID-19.

1. Maatje Benassi wakili militer US dalam lomba bersepeda

Maatje Benassi, Orang Pertama yang Diduga Menularkan COVID-19
Maatje Benassi (kanan) diduga sebagai pasien 0 virus corona setelah berlomba di Wuhan (Foto: armedforcessports.defense)

Sebuah kompetisi olahraga bernama CISM Military World Games dilangsungkan pada 18 Oktober sampai 27 Oktober 2019. CISM Military World Games sendiri merupakan sebuah acara olahraga internasional terbesar bagi mereka yang berada di militer.

Tahun lalu, kompetisi tersebut merupakan diselenggarakan di Wuhan, Tiongkok dan merupakan tahun ketujuh pertandingan internasional ini. Nah, Maatje Benassi termasuk sebagai salah satu perwakilan dari militer Amerika Serikat dalam lomba bersepeda. Ia kembali mewakili US Army untuk yang ketiga kalinya dalam kompetisi ini.

Hal ini didukung dengan laporan dari official website US Department of Defense yang menyebutkan bahwa Benassi memang berpartisipasi dalam lomba sepeda sejauh 50 mil tersebut. Ia berhasil masuk ke kategori satu dalam road, track, dan cyclocross.

2. Seorang atlet di USMES

Maatje Benassi, Orang Pertama yang Diduga Menularkan COVID-19
Benassi merupakan seorang atlit pro bersepeda (Foto: zwiftpower)

Pada akun LinkedIn yang sekarang sudah dihapus, Benassi merupakan seorang Armed Diplomatic Security Officer dari Woodbridge, Virginia. Wanita berumur 52 tahun itu bergabung ke militer Amerika pada tahun 2008.

Dilansir dari laman Usmes, Benassi merupakan seorang sersan kelas satu dan salah seorang member yang membentuk US Militiary Cycling Teams yang kemudian disebut dengan USMES.

Ia pernah berpartisipasi dalam kompetisi legendaris seperti Redlands, HP Women's Challenge, dan beberapa lomba lainnya yang membawanya berkarir dalam Veritas Professional Women's Team. Benassi merupakan salah satu atlet yang sangat jago dalam bidangnya karena ia sudah memenangkan kurang lebih 40 pertandingan lho.

Di tahun 2020 ini, Benassi juga akan kembali berlomba di berbagai balapan sepeda dan berharap akan membawa pulang gelar US Masters Nationals Road Cycling Championships, US Masters Nationals Track Cycling Championships, dan Masters Worlds Track Cycling Championships.

Baca juga:

Apakah Aman Berenang di Tengah Pandemi Virus Corona?

3. Alasan di Balik Dugaan Pasien 0

Lalu mengapa mendadak setelah lima bulan Benassi diperbincangkan dan diduga sebagai penyebab menyebarnya virus Corona? Seminggu yang lalu, seorang jurnalis investigatif di Washington DC bernama George Webb mengklaim dalam videonya bahwa ia menduga Maatje Benassi sebagai pasien pertama COVID-19.

Enggak hanya itu, Webb kemudian menambahkan bahwa Forst Detrick Laboratory yang merupakan laboratorium militer tempat penelitian organisme berbahaya seperti Ebola ditutup dengan alasan fasilitas dan sistem yang tidak mendukung.

Walaupun hanya asumsi dan tanpa bukti yang konkret, hal ini membuat begitu banyak pertanyaan di media sosial Tiongkok. Masyarakat di sana lalu membuat petisi yang dikirimkan ke website White House menuntut agar pemerintah US memberi penjelasan antara hubungan tutupnya laboratorium Fort Detrick dan pandemi Corona.

Selain itu, Zhao Lijian seorang diplomat Tiongkok menulis kecurigaannya melalui akun Twitter pada awal Maret 2020. Zhao menyebut bahwa perwakilan US Army yang berlomba di Military World Games yang membawa virus Corona ini setelah pihak kesehatan Amerika mendeteksi infeksi pada pasien yang terkena flu.

Ia lalu meminta agar pihak AS melakukan transparansi terkait kasus ini dan memberi penjelasan kepada publik terutama mengenai informasi kesehatan Maatje Banessi.

Baca juga:

Mirip Corona, Film-Film Kisahkan Virus yang Menghancurkan Kota

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu percaya bahwa Maatje Benassi merupakan pasien pertama COVID-19? Atau kah ia memang benar-benar hanya sekedar atlit bersepeda dan kebetulan berada di tempat dan waktu yang salah? (Sam)

#Virus Corona #Virus #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Beredar informasi yang menyebut Hantavirus adalah virus bohongan yang diambil dari bahasa Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Indonesia
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Timwas DPR meminta jemaah untuk menjaga kebersihan, menggunakan masker di tempat umum, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Indonesia
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Meskipun Indonesia sedang gencar membangun infrastruktur seperti jalan tol dan gedung pencakar langit, risiko ancaman virus yang dibawa oleh tikus (rodensia) ini justru semakin tinggi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Menyebar, Penumpang dari AS Bakal Diawasi Kekarantinaan Kesehatan Soetta
Di Bandara Soetta memiliki jalur khusus evaluasi untuk penyakit menular. Nantinya jika terdapat penyakit menular yang teridentifikasi pihaknya akan melakukan penanganan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Hantavirus Menyebar, Penumpang dari AS Bakal Diawasi Kekarantinaan Kesehatan Soetta
Indonesia
Departemen Kesehatan AS Tegaskan Hantavirus Sulit Menulur Antar Manusia
Virus itu dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal dan sindrom paru-paru hantavirus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Departemen Kesehatan AS Tegaskan Hantavirus Sulit Menulur Antar Manusia
Indonesia
Hantavirus Mulai Hantui Indonesia, Kemenkes Diminta Siagakan Fasilitas Kesehatan Nasional
Kementerian Kesehatan perlu memastikan tenaga kesehatan di daerah terdampak memiliki kapasitas mumpuni untuk mengenali gejala secara cepat dan melakukan diagnosis dini
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Mulai Hantui Indonesia, Kemenkes Diminta Siagakan Fasilitas Kesehatan Nasional
Indonesia
Hantavirus Sudah Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Siaga Satu
WHO saat ini tengah melakukan pelacakan lintas negara karena strain Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Sudah Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Siaga Satu
Bagikan