Ma'ruf Amin Tandatangani Prasasti 'Bersatu Hati Membangun Negeri'
Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA FOTO
MerahPutih.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menandatangani lukisan prasasti berjudul "Bersatu Hati Membangun Negeri" di Yogyakarta, yang akan menjadi semangat pemenangan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.
Prasasti itu bergambar wajah pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, mengenakan pakaian putih dengan peci hitam, berlatar warna coklat muda, peta DI Yogyakarta, dan partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf.
Pembuatan lukisan itu diinisiasi oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) DI Yogyakarta, Totok Sudarwoto dan di tempatkan di loby sebuah hotel berbintang, di Yogyakarta.
Menurut Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf DI Yogyakarta, Bambang Praswanto, prasasti, sebagai penggugah semangat masyarakat DI Yogyakarta, terutama melalui budaya, untuk memilih Jokowi-Ma'ruf pada pemilihan presiden 2019.
Prasasti itu, menurut dia, setelah ditandatangani oleh Capres Joko Widodo dan Cawapres KH Ma'ruf Amin, nantinya akan ditandatangani oleh tokoh-tokoh masyarakat DI Yogyakarta. "Semangatnya untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf," katanya.
Menurut Bambang, TKD DI Yogyakarta, nantinya akan membawa pasti tersebut pada kegiatan-kegiatan pemenangan Jokowi-Ma'ruf di DI Yogyakarta, untuk menjadi penggerak semangat pemenangan Jokowi-Ma'ruf.
Bicara soal target pemenangan, Jokowi-Ma'ruf, di DI Yogyakarta, Bambang mengatakan, TKD menargetkan dapat memenangkan sampai 70 persen. Dari hasil survei yang dilakukan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, pada 15 Maret lalu, menyimpulkan, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 61 persen. "Kita harapkan pada 17 April mendatang, sudah 70 persen," katanya.
Usai Kiai Ma'ruf menandatangani prasasti, Bambang bersama istri Ma'ruf, Wury Estu Handayani, anak Ma'ruf, Siti Mamduhah, Ketua DPD Golkar DIY Haryadi Suyuti, Totok Sudarwoto, dan Yani Sapto Hudoyo, berfoto bersama seraya menunjukkan jari jempol. (*)
Baca Juga: Pakar Beberkan Bukti BPN Prabowo-Sandi Takut Berkompetisi
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029