LKPJ Terakhir Walkot Solo Tuai Banyak Kritik DPRD, Gibran Minta Maaf

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Mei 2024
LKPJ Terakhir Walkot Solo Tuai Banyak Kritik DPRD, Gibran Minta Maaf

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menerima LKPJ dari DPRD Solo, Selasa (30/4). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPRD Solo menyoroti 17 program prioritas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang dianggap belum mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Solo.

Hal terungkap dalam Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam sidang paripurna di gedung DPRD Solo, Selasa (30/4). Ini merupakan yang terakhir LKPJ Gibran sebagai walkot Solo karena berakhirnya masa jabatan.

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo mengatakan banyak rekomendasi yang muncul dari para fraksi yang ada di DPRD Solo dalam LKPJ Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo. DPRD dalam hal ini menyoroti 17 program prioritas Wali Kota Solo yang tak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia mencontohkan keberadaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo di luar perencanaan dan dokumen RPJMD. Padahal di tenggah Kota Solo terdapat Masjid Taman Sriwedari yang belum selesai dibangun.

“Apalagi keberadaan Masjid Zayed sudah dimulai menimbulkan beberapa dampak yang tidak diinginkan, oleh karena infrastruktur yang belum direncanakan secara baik berdampak negatif,” ujar Budi, Rabu (1/5).

Baca juga:

Gibran dan Sandiaga Nobar Timnas U-23 di Balai Kota, Oknum Suporter Nekat Nyalakan Petasan

Dia mengatakan pusat oleh-oleh tradisional di kawasan Masjid Zayed juga dimonopoli dan belum berdampak pada UMKM Solo. Kejadian kedepan diharapkan tidak terulang lagi.

“Supaya kedepan ada kumunikasi dan koordinasi dan komunikasi antara DPRD dan kepala daerah sehingga terwujud prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintah yang baik,” kata dia.

Dia mengatakan masalah lain juga timbul pada proyek Revitalisasi Taman Balekambang, Solo Safari, Revitalisasi Ngarsopuro dan Koridor Gatot Subroto.

Baca juga:

Solo Menari Berpotensi Datangkan Wisman ke Indonesia

Kemudian soal pembangunan Museum Of Culture and Technology yang dibangun di atas tanah Pemkot Solo tidak sesuai dengan visi misi dokumen RPJMD Kota Solo 2023-2026.

“Pembangunan museum ini juga tidak sesuai dengan master plan dan Perda Penyertaan Modal Perusda dan Aneka Usaha Pendaringan Solo,” katanya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengucapkan terima kasih atas masukan DPRD Solo. Ia pun meminta maaf jika banyak kekurangan selama memimpin Solo.

“Terima kasih masukannya, akan kami tampung rekomendasinya, yang sudah dipaparkan tadi juga akan kami tampung juga. Banyak masukan dan saya jadikan evaluasi ke depan. Sekali lagi saya mohon maaf apabila masih ada kekurangan,” ujar Gibran.

Baca juga:

Gelora Tolak PKS Masuk Pemerintahan, Gibran Serahkan Keputusan kepada Prabowo

Dia berjanji di sisa masa jabatan akan mengenjot terus pembangunan agar lebih berdampak memberikan multiflyer efect.

“Akan kami genjot terus pembangunan yang ada di Kota Solo ini agar lebih berdampak memberikan multiflyer efect juga bagi Solo dan Solo Raya,” katanya.

Dia menambahkan untuk Masjid Taman Sriwedari dibangun diatas tanah sengketa. Dengan demikian otomatis yang menjadi prioritas bukan pembangunannya dulu, tapi menyelesaikan kasus hukumnya dulu.

“Masalah sengketa tanahnya sudah kita selesaikan. Lalu sejak awal tidak ada penlok, di situ juga tidak ada SK pantia pembangunan. Saya tasa pembangunanya bisa dikatakan mundur atau mangkrak, ya karena permasalahan yang ada sebelumnya,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Wali Kota Solo #Gibran Rakabuming Raka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kini belum mereda. Direktur P3S, Jerry Massie, menilai setiap calon pejabat negara harus memenuhi persyaratan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan berlanjut ke DPR. Hal itu diungkapkan Direktur P3S, Jerry Massie.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Bagikan