Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Linkin Park Emosional dalam ‘Over Each Other’

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 25 Oktober 2024
Linkin Park Emosional dalam ‘Over Each Other’

Linkin Park rilis single 'Over Each Other'.(foto: James Minchin III)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - VOKAL Emily Armstrong menjadi pusat dari lagu emosional Over Each Other dari Linkin Park. Di lagu ini Armstrong, menyanyi sendiri, membuatnya terdengar sangat menjiwai lagu nan nyelekit ini.

“Lagu ini ekstra spesial untuk diriku karena ini lagu pertama aku bernyanyi solo di Linkin Park. Aku bahkan tidak percaya aku baru saja mengucap itu,” kata Armstrong dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Mike Shinoda, Brad Delson, Dave ‘Phoenix’ Farrell, Joe Hahn, Armstrong, dan Colin Brittain merilis Over Each Other sebagai single terbaru mereka dari album From Zero. Rilisan terbaru ini berpusat pada vokal Armstrong dengan alunan keys yang dihiasi dentuman beat glitchy. Bayang-bayang gitar menemani suara Armstrong yang pada bagian reff menekankan pada inti lirik ‘All we are is talking over each other’.

“Lagu ini sangat emosional dan relatable. Aku juga berkesempatan membuat videoklip ini di Korea Selatan bersama Joe. Ia amat sangat mahir dalam perannya sebagai sutradara,. Itu jadi pengalaman yang akan ku hargai selamanya,” imbuh Armstrong. ?

Baca juga:

Linkin Park Kolaborasi dengan Riot Games, Rilis ‘Heavy is The Crown’ untuk League of Legends World Championship 2024

Videoklip sinematis yang disutradarai Joe Hahn, dan berlokasi di Seoul, menggambarkan intensnya jalan cerita sebuah hubungan yang perlahan hancur, memvisualisasikan pola naik turun emosi dari lagu ini.


Linkin Park memulai era ini dengan The Emptiness Machine. Lagu tersebut telah meraup predikat lagu rock #1 di AS dan lagu rock terbesar di 2024. The Emptiness Machine berhasil memanjat tangga hingga ke posisi #1 di Billboard Mainstream Rock Airplay Chart dan Alternative Airplay Chart. Secara keseluruhan, Linkin Park terhitung pernah 13 kali merajai Billboard Alternative Airplay Chart dalam 18 bulan terakhir. Catatan itu membuat mereka sebagai pemegang rekor kedua terbanyak sepanjang masa.??

Sejauh ini, The Emptiness Machine telah menggarap 250 juta streams secara global dengan angka yang kian meningkat. Single setelahnya, Heavy Is The Crown, yang dirilis bulan lalu juga mengikuti arah yang sama, mulai mendekati 270 juta streams dan 55 juta views di Youtube.(dwi)

Baca juga:

Linkin Park Debut Bawakan 'The Emptiness Machine' Secara Live

#Musik #Linkin Park
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan