Limbah Kotoran Sapi Disulap Jadi Produk Sehari-hari

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 01 Maret 2023
Limbah Kotoran Sapi Disulap Jadi Produk Sehari-hari

Penting peran masyarakat dan peneliti dalam perancangan produk. (ITB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DESAIN tidak bisa diabaikan dalam perencanaan sebuah produk. Selain menciptakan pengalaman yang unik dan kreatif bagi konsumen, barang-barang yang dirancang dapat menjadi hal yang bermanfaat untuk memudahkan hidup mereka.

Sebuah desain tidak bisa lepas dari pertimbangan aspek-aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial-budaya. Desain berperan dalam menambah nilai produk dari aspek fungsi, ergonomi, kualitas, dan estetika. Oleh karena itu, ITB terus berinovasi dan mendukung riset dalam wilayah desain agar produk-produk yang dikembangkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Limbah Tekstil dan Fesyen Didaur Ulang Jadi Pakaian

limbah
Adhi bersama tim sejauh ini telah berhasil merancang beberapa prototipe dari material yang dibuat. (ITB)

Salah satu desain produk dari ITB yang berhasil mendunia dicetuskan oleh Adhi Nugraha, dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Didorong oleh keinginannya untuk mengurangi limbah kotoran kandang dan pencemarannya terhadap lingkungan, dia bersama tim risetnya menyulap kotoran sapi menjadi material untuk berbagai produk.

“Saya tinggal di desa di mana kebanyakan penduduk adalah peternak sapi, dan memang mereka kurang arif dalam mengatasi limbah kotorannya,. Maka dari itu, saya dapat ide untuk memanfaatkan kotoran sapi ini sebagai bahan baku agar limbah ini tidak lagi dibuang ke mana saja,” ungkap Adhi.

Riset pengolahan kotoran sapi ini sudah memasuki tahun kedua. Adhi bersama tim sejauh ini telah berhasil merancang beberapa prototipe dari material yang dibuat. Para anggota yang terdiri dari peneliti di berbagai bidang dan para mahasiswa sebagai desainer junior.

Mereka memetakan tanggapan penduduk tentang kondisi lingkungan dan pengolahan kotoran sapi. Ini dilakukan sebelum mulai mempersiapkan serangkaian percobaan agar mendapatkan hasil bahan yang paling optimal. Warga desa sekitar sangat antusias dengan ide tim karena ikut dilibatkan dalam produksi pengolahan kotoran sapi ini. Masyarakat juga berharap kegiatan ini bisa menjadi tambahan penghasilan baru.

Bagaimana tim menyulap kotoran sapi menjadi sebuah produk? Secara garis besar, kotoran sapi dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air. Lalu, ampasnya dikeringkan dan ditambahkan beberapa bahan aditif untuk menghasilkan bahan baku yang baru.

Material inilah yang digunakan dalam pembuatan bagian luar produk, seperti lampu, pengeras suara, dan lainnya. Cetakan produk tersebut disiapkan dan diisi dengan hasil pengolahan limbah sapi. Setelah kering, cetakan dicopot dan produk siap digunakan atau melalui proses finishing.

Selama pengerjaan, Adhi dan tim harus memecahkan dua permasalahan dalam membuat inovasi tersebut. Pertama, mereka harus mencari cara untuk menghilangkan bau kotoran. Oleh karena itu, mereka coba menanggulanginya dengan berbagai proses pembersihan dan menambahkan bahan-bahan yang dapat mengurangi baunya. Mereka juga ingin mengusung produk all-natural. Untuk itu penggunaan bahan-bahan kimia dibuat seminim mungkin.

Baca Juga:

Kreasikan Limbah Pakaian Bekas Jadi Kebaya

limbah
Produk hasil tim riset Adhi telah dipamerkan di berbagai ajang pameran di dalam dan luar tanah air. (ITB)

“Isu penting lainnya adalah patent dan sertifikasi produk agar menjamin keamanan inovasi kami, terlebihnya dalam persoalan sanitasinya. Tentu, riset kami sudah menunjukkan hasil yang sangat baik,” jelas Adhi..

Dia menambahkan bahwa penting peran masyarakat dan peneliti dalam perancangan produk yang memerlukan berbagai bidang studi seperti antropologi, perteknikan, dan seni.

Sejauh ini, produk hasil tim riset Adhi telah dipamerkan di berbagai ajang pameran di dalam dan luar tanah air, contohnya ICAD 2022 di Jakarta, JIA 2022 di Bali, dan FINE 2022 di Singapura. Banyak pengunjung yang tertarik dengan produk mereka, menawarkan mereka untuk mempromosikan karyanya di galeri mereka atau ingin membeli karya-karya mereka.

“Kami senang banyak orang yang tertarik pada produk yang kami buat,” kata Adhi yang dilansir dari laman ITB (08/02/23).

Dalam pengembangan produk ke depannya, Adhi ingin fokus mendesain produk elektronik dengan material hasil olahannya sambil menyempurnakan produk-produk yang sudah dibuat. Pengembangan bahan bakunya pun terus diteliti dengan cara menggabungkannya dengan bahan-bahan limbah lain yang mudah ditemukan secara lokal, dalam rangka mendukung konsep ekonomi sirkular.

“Semoga produk yang dibuat dapat menjadi contoh dalam pemecahan isu-isu lingkungan dan sosial agar kehidupan masyarakat sekitar lebih nyaman lewat kontribusi ekonomi dan kerjasama dengan mereka yang lancar," harapnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Uniknya Tas Rajut Dari Limbah Pakaian

#Limbah #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
ShowBiz
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
OPPO Find X10 Ultra kini sedang masuk tahap pengujian. Namun, model Find X10 Pro Max terancam batal rilis.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
Tekno
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Xiaomi 17 Max resmi meluncur. HP ini membawa baterai 8.000mAh dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Tekno
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
OPPO Reno 16 kini sudah terlihat di Geekbench. HP itu akan membawa kamera 200MP dengan baterai 6.700mAh.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
Tekno
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Xiaomi 17 Max kini muncul di Geekbench. HP tersebut mendapat skor tinggi dan dilengkapi baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Tekno
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Vivo X500 Pro Max kabarnya akan hadir dengan baterai 8.000mAh. HP tersebut juga akan ditenagai chipset Dimensity 9600 Pro.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Tekno
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
OPPO Find X10 Ultra kabarnya akan rilis pada paruh pertama 2027. Namun, bocoran soal kameranya kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
Bagikan