Lima Penerbang Tempur TNI AU Lulus Terbang Solo

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 26 April 2018
Lima Penerbang Tempur TNI AU Lulus Terbang Solo

Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadiputro (kiri) menyiramkan air kembang pada penerbang tempur saat Tradisi Terbang Solo di hanggar Skuadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa T

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perwira tempur TNI Angkatan Udara memiliki tradisi unik dalam menguji ketangkasan sebagai pilot pesawat tempur. Setiap perwira harus menjalani terbang solo untuk mendapatkan pengakuan akan profesionalismenya.

Dalam matra TNI AU, terbang solo dilakukan dengan menerbangkan pesawat tempur yang terbaru dan canggih. Dalam artian para perwira tempur harus memahami dan menguasai alutista TNI AU.

Lima penerbang pesawat tempur `T-50i Golden Eagle' menjalani tradisi terbang solo (terbang sendiri) di depan Hanggar Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Rabu (25/4).

Dari lima penerbang tersebut, empat di antaranya baru dinyatakan lulus terbang solo yaitu Lettu Pnb Novi Dwi Handoko, Lettu Pnb Yuanditia Prasetyo, Lettu Pnb Angga wahyu R dan Lettu Pnb Maulana Zulfikar.

Penerbang TNI AU lulus terbang solo
Sebanyak lima orang penerbang mengikuti tradisi tersebut setelah dinyatakan lulus terbang solo menggunakan Pesawat T-50i Golden Eagle. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Kemudian Lettu Pnb Andika Octama Said adalah penerbang yang lulus transisi dari pesawat lain ke pesawat `T-50i Golden Eagle'.

Kepada para penerbang yang mengikuti tradisi tersebut, Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal berharap mampu meningkatkan profesionalisme.

"Saya berharap apa yang telah dicapai dapat meningkatkan profesionalisme serta dapat diaplikasikan untuk mendukung kelancaran kedinasan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya," katanya.

Untuk meningkatkan profesionalisme, kata Samsul Rizal, selain harus menempa diri dengan terus belajar dan berlatih, para perwira penerbang harus menambah wawasan tentang teknologi.

"Para perwira penerbang hendaknya terus meng-`up date' teknologi dan informasi yang senantiasa berkembang. Sehingga semakin membuka wawasan tentang teknologi kedirgantaraan yang berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara," tegas dia.

Penerbang Tempur TNI AU
Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal (tengah) mengepalkan tangan bersama penerbang tempur Kapten Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko (kiri) dan Lettu Pnb Kustaman Dwi Lukman (kanan)(ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Dalam upacara tradisi terbang solo, kelima penerbang disiram air kembang secara bergantian. Setelah itu telur dipecah di kepala mereka. Kemudian dilumuri lem dari tepung kanji digunakan untuk perekat kapas.

Prosesi tersebut dimaknai sebagai kelahiran para penerbang. Mereka diibaratkan telur yang baru menetas kemudian dengan sayap-sayapnya yang baru tumbuh disimbolkan kapas, siap untuk terbang.

Komandan Lanud Samsul Rizal yang mengawali penyiraman, pecah telur dan menempel kapas. Disusul Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadiputro, dan para penerbang senior di Skadron Udara 15 yang mengoperasikan pesawat `T-50i Golden Eagle'.

Kepada para penerbang yang mengikuti tradisi tersebut, Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal berharap mampu meningkatkan profesionalisme.

"Saya berharap apa yang telah dicapai dapat meningkatkan profesionalisme serta dapat diaplikasikan untuk mendukung kelancaran kedinasan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya," katanya.

Pesawat Termpur canggih milik TNI AU
Pesawat tempur TNI AU T-50i Golden Eagle. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Untuk meningkatkan profesionalisme, kata Samsul Rizal sebagaimana dilansir Antara, selain harus menempa diri dengan terus belajar dan berlatih, para perwira penerbang harus menambah wawasan tentang teknologi.

"Para perwira penerbang hendaknya terus meng-`up date' teknologi dan informasi yang senantiasa berkembang. Sehingga semakin membuka wawasan tentang teknologi kedirgantaraan yang berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara," tegas dia.

Dalam upacara tradisi terbang solo, kelima penerbang disiram air kembang secara bergantian. Setelah itu telur dipecah di kepala mereka. Kemudian dilumuri lem dari tepung kanji digunakan untuk perekat kapas.

Prosesi tersebut dimaknai sebagai kelahiran para penerbang. Mereka diibaratkan telur yang baru menetas kemudian dengan sayap-sayapnya yang baru tumbuh disimbolkan kapas, siap untuk terbang.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Optimisme Indonesia Bangun Kapal Selam Sendiri

#TNI AU #Pesawat Tempur #Alutsista
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Kaji Tol Probolinggo-Banyuwangi Buat Landasan Pesawat Tempur Saat Darurat
Kajian mencakup kesiapan teknis dan aspek keselamatan serta keamanan sebelum ruas jalan tertentu dapat ditetapkan untuk digunakan sebagai landasan alternatif.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI Kaji Tol Probolinggo-Banyuwangi Buat Landasan Pesawat Tempur Saat Darurat
Indonesia
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
M-346F Block 20 merupakan varian terbaru dari keluarga M-346 yang dirancang untuk menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai pesawat latih tempur lanjut (lead-in fighter trainer/LIFT) dan pesawat tempur ringan (light fighter).
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
Indonesia
Tol Banda Aceh–Sigli Bakal Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Ada 4 Tol Disiapkan Kementerian PU
Pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga harus mampu memberikan nilai strategis bagi kepentingan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Tol Banda Aceh–Sigli Bakal Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Ada 4 Tol Disiapkan Kementerian PU
Indonesia
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
M-346 F Block 20 dipilih karena spesifikasi dan kemampuan pesawat cocok dengan doktrin pertahanan udara yang dianut oleh TNI. Selain itu, selaras dengan kebutuhan pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
Indonesia
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Para personel TNI AU diperintahkan harus memberikan penampilan yang terbaik dalam ajang tersebut demi mengharumkan nama bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Indonesia
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
TNI AU mengirim empat jet tempur T-50i Golden Eagle dan satu Hercules ke Australia untuk latihan Pitch Black 2026. Keberangkatan dijadwalkan 16 Juli dari Lanud El Tari Kupang.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Transparan soal Pengadaan Rudal BrahMos
DPR belum menerima penjelasan resmi dari pemerintah mengenai detail rencana pembelian sistem rudal tersebut. 

Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Transparan soal Pengadaan Rudal BrahMos
Indonesia
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
TNI AU meresmikan Skuadron Udara 18 di Lanud Halim Perdanakusuma sebagai rumah baru enam pesawat Falcon 8X untuk mendukung penerbangan VIP dan VVIP kenegaraan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
Indonesia
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Proses pelatihan calon penerbang pesawat tempur Rafale masih terus berjalan seiring persiapan kedatangan armada jet tempur asal Prancis tersebut ke Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Indonesia
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Rafale, jet tempur canggih buatan Prancis, hanya bisa dioperasikan oleh delapan pilot TNI AU yang lolos seleksi ketat.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Bagikan