Musik

Lima Lagu Musisi Indonesia yang Kritik Polusi Udara

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 06 September 2023
Lima Lagu Musisi Indonesia yang Kritik Polusi Udara

Musisi Indonesia menulis lagu tentang lingkungan. (Foto: Unsplash/Eco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNGKAPAN “Jakarta sedang tidak baik-baik saja” belakangan ini menggema di media sosial. Kalimat tersebut ditujukan untuk menanggapi isu polusi udara yang mulai menggerogoti kota Jakarta dan sekitarnya sejak pertengahan Agustus 2023. Kualitas udara jeblok justru saat bulan peringatan Kemerdekaan Indonesia.

Semua warga merasakan dampak polusi udara. Tak terkecuali para musisi Indonesia yang aktif di Jakarta. Dari pengalaman ini, mereka berhasil menciptakan sebuah kritik melalui lagu. Beberapa diantaranya bahkan diciptakan jauh sebelum masalah polusi udara jadi perhatian seperti sekarang.

Merahputih.com merangkum lima lagu ikonik dari musisi Indonesia yang berbicara tentang polusi udara ataupun lingkungan:

Baca juga:

Kiat Cerdas Atasi Polusi Udara dalam Ruangan

1. Efek Rumah Kaca – "Efek Rumah Kaca"

Seperti judulnya, lagu ini membicarakan lingkungan hidup serta penggunaan dan risiko akibat efek rumah kaca yang membuat lapisan ozon menjadi tipis. Lagu ini masuk dalam album Efek Rumah Kaca (2007). Debut album yang berhasil membawa nama Efek Rumah Kaca memenangkan penghargaan MTV Indonesia, Rolling Stone Indonesia, dan Class Music Heroes.

2. Naif – "Dia Adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia Yang Ada di Seluruh Dunia"

Judul lagu yang panjang, bukan? Kata ‘pusaka’ di judul ini dinisbatkan untuk pohon, penghasil oksigen yang dibutuhkan umat manusia. Walaupun judulnya terdengar agak ‘nyeleneh’, lagu ini memiliki pesan yang begitu mendalam dan pentingnya merawat bumi.

Tergabung dalam album Titik Cerah (2002), lagu ini mengandung unsur pengingat dalam lirik yang berbunyi, “Langit biru cerah tak mungkin lagi terlihat bersih dan ceria/Pelangi yang berwarna-warni warnanya semakin tiada menentu/Bunga-bunga yang indah tak pernah semerbak lagi seperti dulu/Udara segar yang dulu ada kini tak pernah lagi kurasakan”.

3. BIP – "Mentari Pagi"

Band ini dibentuk oleh para mantan personel Slank: Bongky, Indra dan Pay. Mereka pernah menulis lagu "Mentari Pagi" yang bercerita tentang polusi.

Lagu ini tergabung dalam Udara Segar (2004). Ini terlihat dari liriknya yang tajam dan berbunyi, “Harusnya ada mentari pagi/Kubuka jendela, yang ada polusi/Bukan udara segar yang aku dapatkan/Tetapi bau busuk membuatku muntah”.

Baca juga:

Cuci Hidung Bersihkan Polutan yang Menempel

4. Navicula – "Metropolutan"

Band asal Bali ini memang dikenal dengan lirik-lirik yang membahas isu lingkungan. Salah satu yang begitu menyentil adalah lagu berjudul "Metropolutan", sebuah plesetan dari kata 'metropolitan'

Metropolutan berarti metropolitan yang berpolusi. Coba dengarkan lirik yang berbunyi, “Selalu banjir tiap hujan/Asap jalan jadi awan/Di jantung Metropolutan/Orang-orang tak peduli/Alam berkonspirasi/Tenggelamkan kota ini”.

5. Dere – "Rumahku"

Musisi perempuan yang baru saja menggelar intimate concert bertajuk Gelora ini juga menuliskan beberapa lagu tentang lingkungan. Salah satunya adalah "Rumahku".

Dalam lagu tersebut, Dere bertanya berapa lama lagi usia yang akan dimiliki oleh bumi bila hal-hal buruk yang merusak alam dilakukan secara berkala. (far)

Baca juga:

Cara Cek Kualitas Udara Suatu Lingkungan

#September Sebangsa Seudara #Musik #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
Liriknya menyentuh dan merefleksikan realitas yang akrab bagi banyak keluarga.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Melalui lirik yang sederhana tapi penuh makna, lagu ini menegaskan keyakinan Tuhan senantiasa memiliki jalan untuk memulihkan kehidupan umat-Nya yang percaya.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
ShowBiz
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
Vokalis Element Band, Lucky Widja, meninggal dunia. Berikut perjalanan karier dan karya-karya ikonisnya bersama Element.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
ShowBiz
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
SonicFlo, band anyar beranggotakan Coki Bollemeyer, Boyi Tondo, dan Daffa Bagaskara, resmi debut lewat single 'Rayu Membiru'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
ShowBiz
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
Virgoun menandai comeback ke industri musik lewat single pop balada 'Tak Setara' yang mengisahkan hubungan tak berimbang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
ShowBiz
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
Josh Groban akan menggelar konser GEMS World Tour 2026 di Jakarta pada 15 Februari 2026. Raisa didapuk sebagai opening act.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
ShowBiz
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
Joji resmi merilis single terbaru 'Last of a Dying Breed' dengan nuansa lo-fi kelam, produksi gritty, dan eksplorasi musikal yang semakin matang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
ShowBiz
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Lirik lagu Close to You/Jauh dari Reality Club mengisahkan soal rasa gelisah hingga jarak. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Bagikan