Kiat Cerdas Atasi Polusi Udara dalam Ruangan

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 01 September 2023
Kiat Cerdas Atasi Polusi Udara dalam Ruangan

Polusi udara di dalam ruangan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, atasi segera dengan selalu menjaga kebersihan ruangan. (freepik/wuttichai1983)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN polusi udara yang tengah terjadi di Indonesia saat ini. Ternyata, polusi udara pun bisa terjadi di dalam ruangan. Asap rokok dan produk pembersih toilet bisa menjadi sumber polusi udara di dalam ruangan dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Terdapat cara mengatasi polusi udara di dalam ruangan dengan membuka pintu atau jendela hingga menggunakan produk pembersih udara. Tetapi ternyata, melansir dari laman Swachhindia ada banyak hal yang dapat menjadi sumber polusi udara di dalam ruangan. Sumber polusi ini bisa berupa bahan kimia dari produk pembersih rumah tangga, formaldehida dari mebel, asap rokok, aroma cat dinding, tungau atau jamur yang menempel pada barang, atau karbon monoksida dari kompor gas.

Baca Juga:

Pilihan Aplikasi untuk Mendeteksi Kadar Polusi Udara

polusi
Tanpa ventilasi udara yang baik, kadar gas radon dan karbon monoksida di dalam rumah atau ruanganmu bisa meningkat. (freepik/topntp26)

Polusi udara di dalam ruangan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti kanker paru-paru, pneumonia, asma, infeksi saluran pernapasan akut, reaksi alergi, dan iritasi kulit. Anak-anak dan lansia berisiko tinggi menderita beragam gangguan kesehatan tersebut jika terpapar polusi udara di dalam ruangan.

Ada beberapa cara mengatasi polusi udara di ruangan yang bisa diterapkan agar kesehatan kamu dan keluarga tetap terjaga dengan baik. Mulai dari memilih produk kebersihan yang bebas dari bahan kimia berbahaya, memastikan ruangan yang ditempati memiliki ventilasi udara yang baik, hingga memasang produk pembersih udara (air purifier). Ini yang perlu kamu lakukan, diantaranya:

Tidak merokok dalam ruangan


Asap rokok dan partikel rokok dapat menjadi sumber polusi udara di dalam ruangan yang menempel di permukaan barang. Contohnya seperti sofa atau kasur, dan dapat terhirup ketika kamu menarik napas sehingga membahayakan kesehatanmu dan keluarga. Jika kamu seorang perokok aktif, pastikan untuk selalu merokok di ruang terbuka dan membersihkan diri sebelum bercengkerama dengan keluarga di dalam ruangan.

Pilih produk pembersih yang tepat


Terdapat beberapa produk pembersih yang mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa saja tertinggal di udara sesudah kamu menggunakannya. Perhatikan label kemasan setiap produk yang kamu beli. Pilihlah produk pembersih rumah yang berlabel organik, natural, atau ramah lingkungan agar kamu dan keluarga bebas dari bahan kimia beracun.

Baca Juga:

Warga Bandung Dilarang Bakar Sampah Buat Kurangi Polusi Udara

polusi
Produk pembersih udara sangat direkomendasikan untuk digunakan di dalam rumah. (freepik/stefamerpik)

Menggunakan perabotan mebel bebas bahan kimia beracun

Mebel kayu, terutama kayu komposit, biasanya menggunakan lem khusus yang mengandung senyawa formaldehida untuk merekatkan setiap bagiannya. Senyawa ini tergolong berbahaya dan bisa menyebar di udara. Jika terhirup, formaldehida dari mebel ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti bronkitis.

Maka atasi polusi udara ini dengan memilih mebel bekas. Ini karena formaldehida yang dilepaskan oleh mebel cenderung menurun seiring berjalannya waktu. Selain itu, pilihlah mebel yang terbuat dari kayu solid bukan dari kayu komposit.

Pastikan ventilasi udara baik


Tanpa ventilasi udara yang baik, kadar gas radon dan karbon monoksida di dalam rumah atau ruanganmu bisa meningkat. Kedua gas tersebut bisa berasal dari bahan bangunan, air ledeng, atau tabung gas untuk memasak. Maka atasi dengan tersedianya ventilasi yang baik. Ventilasi yang baik berguna untuk sirkulasi udara.

Tanaman di dalam ruangan


Bersihkan udara dengan menyimpan beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai pembersih polusi udara di ruangan. Tanaman-tanaman tersebut seperti adalah Dracaena, Sansevieria, kaktus, palem bambu dan tanaman lainnya. Jangan lupa merawat tanaman tersebut agar tidak berjamur dan memicu alergi.

Pasang pembersih udara dengan penyaring HEPA


Pasang pembersih udara atau air purifier diruanganmu. Letakkan di kamar tidur dan ruang keluarga. Produk pembersih udara sangat direkomendasikan untuk digunakan di dalam rumah yang dihuni oleh lansia, anak-anak, atau penderita asma, rhinitis alergi, penyakit jantung, dan penyakit paru-paru.

Pilih pembersih udara yang menggunakan filter HEPA (high-efficiency particulate air). HEPA adalah penyaring udara mekanik yang bekerja dengan cara memisahkan udara bersih dengan partikel yang berbahaya, seperti serbuk sari, kutu, asap rokok, atau jamur. HEPA ini diketahui bisa menghilangkan 99% partikel berbahaya di udara dan bahkan diduga dapat memusnahkan virus.

Selain itu, cara mengatasi polusi udara di dalam ruangan juga bisa dengan memasang dehumidifier atau air conditioner (AC). Ini untuk mengurangi kelembapan, meminimalisasi penggunaan pengharum ruangan, dan membersihkan permukaan benda yang berdebu.

Udara yang dihirup setiap harinya sangat memengaruhi kesehatan kamu dan keluarga. Oleh karena itu, pastikan udara di dalam ruangan bebas polusi ya! (dgs)

Baca Juga:

Transportasi Umum Listrik Jadi Solusi Jangka Panjang Tangani Polusi Udara Jakarta

#Teknologi #Kesehatan #September Sebangsa Seudara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Bagikan