Kesehatan

Liburan Aman, Persiapkan 3 Hal Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Mei 2021
Liburan Aman, Persiapkan 3 Hal Ini

Persiapkan 3 hal sebelum berlibur.(Foto: natalya-zaritskaya/unsplash)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAKIT bisa datang kapan saja, bahkan saat kamu berlibur. Faktanya nih, peluang infeksi kuman atau virus jadi makin besar saat berlibur. Seperti dilansir Hellosehat, peluang mengalami sakit saat traveling meningkat hingga 50% loh. Terlebih di masa pandemi ini.

Meskipun demikian, berlibur masih bisa dilakukan di beberapa destinasi domestik. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang tepat. Lembaga pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan tiga hal untuk diperhatikan sebelum traveling atau berwisata ke tempat lain, yaitu proaktif, persiapan, dan perlindungan.

BACA JUGA:

Label Kalori di Kemasan Akurat Enggak Sih?

Proaktif maksudnya kamu meningkatkan kewaspadaan bahwa segala hal mungkin saja terjadi, termasuk penularan penyakit. Oleh karena itu, kamu perlu mengantisipasi segala kemungkinan.

Tahap selanjutnya ialah persiapan. Seperti kata pepatah, kamu perlu sedia payung sebelum hujan. Maksudnya, kamu perlu mempersiapkan beberapa hal agar tetap sehat dan liburanmu bisa berjalan menyenangkan. Contohnya nih, mempersiapkan obat-obatan atau mencari lokasi rumah sakit terdekat.

Tahap persiapan sebelum traveling cukup krusial, bahkan bagi mereka yang sehat. Kamu wajib menyiapkan kotak medis untuk perjalanan hingga asuransi yang mesti dilengkapi.

1. Persiapkan peralatan medis

P3K
Wajib bawa P3K saat liburan. (foto: pixabay/hans)

Jangan abaikan kotak medis. Pastikan kamu membawa obat-obatan dan berbagai alat medis yang mungkin kamu butuhkan. Isilah kotak medis darurat tersebut dengan obat berbagai cedera kecil dan penyakit yang cukup ringan, seperti penghilang nyeri (acetaminophen dan obat antiperadangan nonsteroid), dekongestan, obat antasida, dan obat diare atau oralit.

Di masa pandemi ini, lengkapi dengan hand sanitiser, masker cadangan, dan desinfektan.


2. Daftar asuransi perjalanan

traveling
Wajib punya asuransi perjalanan. (foto: pixabay/tumisu)


Sebagai tindakan berjaga-jaga, kamu amat dianjurkan untuk mendaftar asuransi perjalanan sebelum traveling. Baik perjalanan dalam negeri maupun luar negeri, kamu wajib memahami syarat dan ketentuan pada setiap jenis asuransi perjalanan.

Yang tak kalah penting sebelum memiliki asuransi perjalanan ialah kamu harus memastikan kondisi kesehatanmu normal dan baik. Berkonsultasi dengan dokter apakah kamu perlu melakukan vaksinasi dan imunisasi. Pastikan kamu memperoleh asuransi perjalanan yang sudah termasuk perawatan gigi, kondisi darurat, hingga transportasi medis.


3. Vaksinasi sebelum berlibur

traveling
Pastikan kamu mendapat vaksin yang dibutuhkan. (foto: dfuhlert)

Beberapa negara mewajibkan kamu melakukan vaksin tertentu sebelum kamu bisa masuk ke sana. Misalnya, ketika akan umrah atau haji, biasanya kamu akan dianjurkan untuk melakukan vaksin meningitis karena dikhawatirkan dapat terpapar penyakit tersebut ketika berada bersama dengan orang-orang dari seluruh penjuru dunia.

Carilah informasi seputar jenis vaksin yang diperlukan untuk negara tujuanmu. Usahakan membuat janji dengan dokter 6-8 minggu sebelum waktu keberangkatanmu. Dokter akan menyesuaikan jenis vaksin yang diperlukan sesuai dengan beberapa faktor, semisal kondisi kesehatan, tujuan liburan, dan lamanya kamu berada di sana.

Selain vaksin wajib dari negara luar, beberapa destinasi di Indonesia juga punya penyakit endemik, semisal malaria. Jadi pastikan juga kamu sudah tahu akan hal itu dan menyiapkan vaksin atau obat sebelum berangkat.(*)

#Kesehatan #Travel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan