Libur Lebaran, Tingkat Okupansi Hotel di Yogyakarta hanya 7 Persen

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 17 Mei 2021
Libur Lebaran, Tingkat Okupansi Hotel di Yogyakarta hanya 7 Persen

Pengunjung hotel di Yogyakarta menurun saat lubur Lebaran. (Foto: Unsplash/Agto Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGELOLA hotel dan penginapan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpuruk. Tingkat hunian kamar selama libur Lebaran anjlok tajam.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana menjelaskan tingkat okupansi hotel hanya berkisar lima sampai tujuh persen saja. Jumlah ini mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan Lebaran tahun 2020.

Baca juga:

Wisata Alam Jadi Favorit Pelancong Liburan ke Yogyakarta

"Semua kelas hotel (bintang dan nonbintang) rata-rata hanya lima sampai tujuh persen. Ini turun drastis dibandingkan lebaran tahun lalu yang sama-sama pandemi bisa mencapai 10 sampai 25 persen," kata Deddy di Yogyakarta, Senin (17/05).

Hotel di Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)
Hotel di Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Penurunan ini terjadi akibat pembatasan ketat mobilisasi warga yang dilakukan oleh Pemda DIY serta pelarangan mudik yang diberlakukan oleh Pemerintah. Hal ini membuat wisatawan di luar DIY tak bisa melancong ke kota budaya ini.

"Ini saja kami terbantu oleh aktivitas staycation para ASN DIY. Kalau tidak ada itu mungkin bisa lebih rendah lagi," ujar Deddy.

Baca juga:

Satgas COVID-19 Indramayu Resmi Tutup Semua Objek Wisata

Deddy berharap pemerintah tidak memperpanjang operasi penyekatan di perbatasan wilayah. "Cukup sampai 17 Mei 2021 dan tidak perlu diperpanjang hingga 24 Mei 2021. Kalau diperpanjang kami mau bayar (gaji karyawan, listrik) pakai apa?," tegasnya.

Selain itu ia mendorong pemerintah untuk memberikan solusi kepada pengusaha hotel saat menerapkan Kebijakan larangan mudik.

Hotel di Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)
Hotel di Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

"Sebetulnya kami itu sangat mendukung program pemerintah, tapi berharap diberi solusi karena kami tetap harus membayar gaji karyawan, PLN, BPJS, dan operasional hotel lainnya," katanya.

Sebelumnya, selama Ramadan 2021, okupansi hotel juga terpuruk. Hanya bekisar 0,9 persen. Sejumlah hotel bintang tiga ke atas masih terbantu dengan program buka puasa bersama. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca juga:

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Diketahui Orang

#Wisata #Wisata Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan