Libur "Kejepit" Nasional, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 95 Persen

P Suryo RP Suryo R - Senin, 19 November 2018
Libur

Kota Yogyakarta menjadi tujuan wisata masyarakat. (Foto: instagram@mastib_38)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIBUR kejepit sampai besok tanggal 20 November 2018 membuat masyarakat melakukan perjalanan ke destinasi wisata yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah di kota Yogyakarta yang kebanjiran wisatawan domestik.

Hotel-hotel dan penginapan penuh sesak oleh wisatawan. Para pelancong tak mau menyia-nyiakan long weekend kali ini untuk bertamasya ke kota budaya ini.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) wilayah DIY Istijab Danunegoro menjelaskan tingkat okupansi (keterisian kamar) meningkat drastis dibanding hari biasa dan akhir pekan normal.

"Hampir semua hotel penuh. Tingkat okupansi sekitar 80-95 persen," kata Istijab di Yogyakarta, Senin 19/11/2018.

hotel
Tingkat hunian hotel di Yogyakarta sangat tinggi. (Foto: POP Timoho)

Hotel yang penuh berada di wilayah ring 1 yakni kawasan Malioboro dan ring 2 yakni kawasan Tugu dan Keraton Yogyakarta. Sebagian besar hotel bintang 3, 4 dan 5 sudah fully book.

"Mulai ramai sejak Jumat malam sampai Selasa. Hampir semua sudah dibooking," katanya.

Para wisatawan yang datang adalah pribadi seperti orangtua dengan anaknya dan pasangan. Sementara untuk rombongan anak sekolah atau pekerja jumlahnya hanya sedikit. Para pelancong sebagian besar datang menggunakan jalur darat yakni menggunakan kendaraan pribadi, bus dan kereta api. Disusul dengan jalur udara dengan pesawat terbang.

yogyakarta
Malioboro masih menjadi daya tarik wisatawan. (Foto: MP/Teresa Ika

Public Relation Manager Hotel Tentrem, Adventa Pramushanti membenarkan adanya peningkatan tingkat okupansi diliburan kejepit nasional ini. Ia mengatakan tingkat hunian di hotelnya mencapai 96 persen. Padahal saat hari liburan biasa, tingkat hunian berkisar 93-95 persen.

"Sejak Jumat sampai hari ini tingkat hunian tinggi. Didominasi tamu yang berlibur," jelas Venta.

Pantauan Merahputih.com jalanan Yogyakarta dipenuhi mobil dengan beragam plat nomor diluar Yogyakarta (non AB). Lampu merah serta perempatan juga lebih ramai dipadati kendaraan roda empat ketimbang hari biasa. Jalan menuju kawasan Malioboro padat merayap dengan kendaraan roda empat. (*)

Tulisan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk DI. Yogyakarta dan sekitarnya.

#Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan