Headline

Letjen Doni Monardo Jadi Kepala BNPB, Pengamat Militer Sebut Tak Masalah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 03 Januari 2019
 Letjen Doni Monardo Jadi Kepala BNPB, Pengamat Militer Sebut Tak Masalah

Letjen Doni Monardo. Foto: Dewan Ketahanan Nasional

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengangkatan Letjen TNI Doni Monardo sebagai Kepala BNPB sempat disayangkan sejumlah pihak, mengingat karirnya di militer masih terbilang cemerlang. Selain itu, Doni Monardo dianggap masih berpeluang mendapat posisi lebih tinggi dalam struktur TNI.

Menanggapi hal itu, Pengamat Militer dari Lingkar Catra Komunika, Septiawan menyebutkan tidak ada yang salah dengan posisi baru Doni Monardo sebagai Kepala BNPB. Meski saat ini, Letjen Doni Monardo masih menjabat Sekjen Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) dengan posisi barunya nanti, Doni Monardo tak perlu melepaskan jabatan militernya.

"Doni Monardo dapat diangkat sebagai Kepala BNPB tanpa perlu melepaskan jabatan militernya," kata Septiawan, di Jakarta, Kamis (3/1).

Pernyataan Iwan, sapaan Septiawan itu, menanggapi pandangan bahwa rencana pengangkatan Doni sebagai Kepala BNPB tidak tepat lantaran BNPB adalah institusi sipil.

Anggapan tersebut berlandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Aturan ini turunan dari UU Aparatur Sipil Negara. Pasal 157 PP ini mengatur prajurit TNI dan anggota Polri dapat mengisi Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) setelah mengundurkan diri dari dinas aktif.

Namun alumnus Universitas Pertahanan ini berpendapat bahwa dari Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 38 Tahun 2016 tentang Tata Cara dan Persyaratan Prajurit Tentara Nasional Indonesia Menduduki Jabatan Aparatur Sipil Negara pasal 8 disebutkan bahwa jabatan ASN atau pegawai negeri sipil tertentu boleh diisi oleh prajurit TNI aktif. Lembaga tersebut antara lain BNPB, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Doni Monardo semasa menjabat Pangdam Siliwangi
Mayjen Doni Monardo semasa menjadi Pangdam Siliwangi (ANTARAFOTO/Izaac Mulyawan)

"Apabila mengacu pada Peraturan Menhan No. 38 Tahun 2016 seharusnya pengangkatan tersebut dapat dilakukan," katanya lagi.

Menurut analis militer itu sebagaimana dilansir Antara, ada beberapa lembaga negara nir-militer yang dapat dan bahkan lebih efektif apabila diisi prajurit TNI/Polri aktif, karena berhubungan dengan koordinasi operasional dan menjaga hubungan sipil militer.

"Salah satunya adalah BNPB. Jadi, tidak ada aturan yang dilanggar," ujar Iwan.

Letjen Doni Monardo direncanakan dilantik menjadi Kepala BNPB oleh Presiden Jokowi menggantikan Willem Rampangilei.

Namun dalam perjalanannya, Jokowi menunda seremoni penyematan jabatan baru kepada Doni yang juga mantan Danjen Kopassus dan Pangdam III/Siliwangi tersebut pada Rabu (2/1) lalu. Penundaan tersebut lantaran Jokowi harus melakukan kunjungan kerja ke Lampung untuk menjenguk korban tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, penggantian kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih menunggu revisi Peraturan Presiden Nomor 8/2008 tentang BNPB.

"Bisa nanti BNPB itu seperti SAR di bawah Menko Polhukam. Jadi tidak harus semuanya di bawah Presiden," kata Moeldoko ditemui di Bina Graha, Jakarta pada Kamis.

Menurut Moeldoko, pertimbangan pengalihan pertanggungjawaban itu dilakukan atas dasar efektivitas koordinasi.

Mantan panglima TNI itu menjelaskan pemerintah telah mengevaluasi kedudukan badan yang mengatasi mitigasi bencana tersebut.

Ia menambahkan, pada kemudian hari teknis kerja BNPB dapat diarahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada saat proses rehabilitasi bencana.

Selain itu, Moeldoko menjelaskan, rencana penggantian kepala BNPB dilakukan dengan mempertimbangkan penyegaran organisasi.

"Ya hampir semuanya tahu lah, rekam-jejaknya Pak Doni kan bagus, banyak inisiatif," ujar Moeldoko mengenai calon kepala BNPB itu pula.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kubu Prabowo: Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Upaya Provokasi Ciptakan Kegaduhan

#Letjen Doni Monardo #BNPB #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Indonesia
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Bagikan