Merahputih.com - Lereng Gunung Sindoro di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terbakar Senin (23/9) malam.
"Titik api diketahui pertama sekitar pukul 18.30 WIB dan kami mendapat laporan sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Asisten Perhutani Wonosobo, Supriyono, Selasa (24/9).
Baca Juga
Khawatir Asap Nyebrang ke Negara Tetangga, Presiden Jokowi Bertolak ke Riau
Lereng Gunung Sindoro yang terdampak kebakaran terjadi di Petak 2020 b-2 Resor Pemangku Hutan (RPH) Anggrunggondok, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan Wonosobo, KPH Kedu Utara, masuk Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek. Sementara, jenis tanaman yang terbakar berupa rumput dan alang-alang.
Pada Senin (23/9) langsung dilakukan upaya pemadaman oleh puluhan personel, antara lain dari Basecamp Pajero Anggrunggondok, Perhutani, dan kepolisian.
"Namun karena angin cukup kencang dan api terus membesar, upaya pemadaman dihentikan dan sekitar pukul 22.00 personel turun," jelas dia.
Ia mengatakan pagi ini dilanjutkan upaya pemadaman dengan melibatkan personel lebih banyak, antara lain dari Basecamp Pajero, BPBD Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, kepolisian, dan relawan.
Ia menambahkan hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
"Pada musim kemarau seperti sekarang ini memang rawan terjadi kebakaran, karena kondisi di atas lereng gunung sudah mengering, dengan percikan api kecil saja bisa menimbulkan kebakaran," jelasnya seperti dikutip Antara.
Baca Juga:
Enggak Becus Urus Karhutla, Jokowi Minta Kapolda dan Pangdam Dicopot
Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pendaki gunung untuk tidak membuat perapian, seandainya terpaksa membuat perapian harus dipastikan sudah benar-benar padam saat meninggalkannya. (*)