Lembaga Survei Sebut Media Sosial Pengaruhi Elektabilitas Kandidat Pemimpin Daerah
Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) merilis survei terbaru terkait Pilkada Kota Palembang. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) merilis survei terbaru terkait Pilkada Kota Palembang. Survei yang berlangsung pada 2 - 8 September 2017 berhasil mengungkap kekuatan politik para bakal calon yang akan berlaga.
Hasil Survei dilakukan pada Senin(11/9), LSPI memaparkan elektabilitas 15 nama, yang ditanyakan kepada responden secara tertutup, dengan lima nama berurutan yaitu Mularis Djahri 25,4 persen disusul Harnojoyo 23,1 persen, Sarimuda 22,3 persen, Lury Elza Alex 8,5 persen, Fitrianti Agustinda 4,2 persen, dan Yudha Pratomo Mahyudin 1,6 persen, serta undecided voters 10,6 persen.
LSPI juga memaparkan popularitas para kandidat, lima kandidat teratas adalah Harnojoyo 91,2 persen, Sarimuda 80,7 persen, Mularis Djahri 78,8 persen, Lury Elza Alex 49,8 persen, dan Fitrianti Agustinda 42,2 persen.
"Proses peningkatan pengenalan responden masih akan terjadi seiring dengan meningkatnya intensitas kampanye para kandidat," kata Peneliti LSPI Rachmayanti Kusumaningtyas di Jakarta, Senin (11/9).
Survei LSPI memberi gambaran telah terjadinya pergerakan suara di lapangan. Data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada elektabilitas Mularis.
Pada survei LSPI 28 April sampai 4 Mei 2017 lalu, Mularis memperoleh 18,1 persen naik menjadi 25,4 persen meningkat sebanyak 7,3 persen dalam empat bulan.
Data menunjukkan kenaikan terjadi karena intensitas kampanye di media sosial dan kehadiran Mularis dalam aktivitas bersama warga kota.
Survei LSPI dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan pernyataanya dengan sampel sebanyak 820 responden yang diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah terlatih. Adapun margin of error sebesar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Fdi)
Baca berita terkait pilkada lainnya di: PKB Resmi Dukung Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar
Bagikan
Berita Terkait
Cara Membangun Personal Branding di Media Sosial untuk Meningkatkan Popularitas
Prancis Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi