Legislator Sambut Baik Rencana Pramono Bentuk BUMD Parkir, Lelang Harus Dikasih ke Swasta
Ilustrasi. MP/Kanugrahan
Merahputih.com - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyambut baik rencana Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus pengelolaan parkir di ibu kota.
"Bikin BUMD Parkir kita lelang itu semua, parkir-parkir di Jakarta kita lelang kita berikan kepada swasta," kata Kenneth, Rabu (29/5).
Baca juga:
7 Ruas Jalan di Jakarta Bisa Pesan Parkir Online, Sayang Aplikasi JakParkir Sering Drop
Namun, ia mengingatkan agar proses lelang dilakukan secara transparan dan sesuai aturan, demi menghindari kolusi dan nepotisme. Menurutnya, perusahaan pemenang lelang harus benar-benar kompeten dan mampu mengelola perparkiran dengan baik, tanpa ada "permainan" di dalamnya.
Politikus PDI Perjuangan ini juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam perencanaan BUMD parkir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu bersosialisasi dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sebut saja tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, dan para ahli, melalui Focus Group Discussion (FGD).
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan, menentukan aturan yang tepat, dan menetapkan tarif parkir yang jelas sejak awal. "Jadi, dari awal kita jelas nih berapa," urai Kenneth.
Baca juga:
Dishub DKI Kaji Usul DPRD Perihal Penghapusan UP Perparkiran
Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung telah menyatakan keinginannya untuk membentuk BUMD parkir guna pengelolaan yang lebih mendetail.
Ia juga sangat mendukung sistem pembayaran parkir tanpa uang tunai (cashless). Menurut Pramono, pembayaran cashless akan membantu pengelolaan parkir di seluruh wilayah Jakarta menjadi lebih baik.
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Hadiri KTT APCAT, Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Kendalikan Rokok Elektrik
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi